Petani Ikan di Kemang Bogor Mulai Terdampak akibat Kemarau

  • 20 Jun 2026 13:45 WIB
  •  Bogor

RRI.CO.ID, Bogor - Sejumlah petani budidaya ikan konsumsi di wilayah Kecamatan Kemang mulai merasakan dampak kekurangan air akibat datangnya awal musim kemarau.

Seperti terlihat di salah satu area kolam ternak ikan konsumsi di Desa Pondok Udik Kecamatan Kemang. Beberapa kolam ikan ternak warga mulai alami kekeringan. Hal ini karena cukup lama tidak turun hujan.

"Hujan memang sudah lama nggak turun, irigasi kering. Dua empang (kolam) saya juga ikut kering. Ikan ternak terpaksa saya pindah ke kolam lainnya," ungkap Kumpul, seorang petani ikan konsumsi jenis patin dan bawal, Sabtu 20 Juni 2026.

Ia menjelaskan, selain akibat dari faktor kemarau, kondisi kekeringan ini diperparah karena distribusi air ke saluran irigasi tidak berjalan semestinya. Sebab aliran air yang berasal dari Kali Tengah tidak sampai ke jaringan irigasi yang berada di wilayahnya.

"Padahal air di Kali Tengah masih lumayan banyak, tapi tidak mengalir ke saluran air di sini. Percuma saja dibangun drainase tapi jaringan air tidak dirawat dan diatur dengan baik," cetusnya.

Selain di Desa Pondok Udik, dampak dari datangnya musim kemarau dirasakan juga oleh petani ikan di beberapa desa lainnya di wilayah Kecamatan Kemang. Seperti di Desa Jampang dan Desa Pabuaran.

"Pasokan air dari aliran sungai sudah mulai sedikit. Empang - Empang mulai alami kekeringan. Semoga segera ada perhatian dari pemerintah untuk dapat solusinya," ungkap Agus petani ikan lele.

⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠

Sebagai informasi, Kecamatan Kemang merupakan salah satu daerah penunjang kawasan minapolitan. Selain Kecamatan Ciseeng yang saat ini peternak ikan lebih fokus di ikan hias, petani di Kecamatan Kemang lebih banyak melakukan budidaya ternak ikan untuk konsumsi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....