Puncak HLUN ke-30, Kota Bogor Perkuat Peran Lansia dalam Pembangunan

  • 18 Jun 2026 17:17 WIB
  •  Bogor
Poin Utama
  • Pemerintah Kota Bogor menggelar puncak peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) ke-30 dengan mengusung tema "Bogor Senior Festival" sebagai bentuk penghargaan terhadap kontribusi lansia dalam pembangunan daerah.
  • pentingnya komunikasi lintas generasi serta peningkatan kesadaran bersama terhadap isu kelanjutusiaan.

RRI.CO.ID, Bogor - Pemerintah Kota Bogor menggelar puncak peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) ke-30 dengan mengusung tema "Bogor Senior Festival" sebagai bentuk penghargaan terhadap kontribusi lansia dalam pembangunan daerah. Berbagai kegiatan yang menghadirkan unsur kesehatan, pemberdayaan, dan kebersamaan digelar untuk memeriahkan acara tersebut, Kamis, 18 Juni 2026.

Rangkaian kegiatan diawali dengan senam sehat di Taman Lansia yang diikuti peserta dari enam kecamatan se-Kota Bogor, yayasan, dan komunitas peduli lansia. Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim bersama Ketua TP PKK Kota Bogor Yantie Rachim turut hadir dan menyapa para peserta yang antusias mengikuti kegiatan.

Usai senam sehat, para lansia diajak menaiki Uncal menuju Balai Kota Bogor untuk berkeliling mengenal lebih dekat lingkungan pusat pemerintahan kota.

“Di Balai Kota Bogor saya ajak berkeliling di dalam area Balai Kota. Ternyata dari sekian banyak yang ikut, ada yang baru pertama kali masuk ke Balai Kota di usia senja ini. Jadi, anggap saja hari ini sebagai hari yang penuh keberkahan,” ujar Dedie Rachim.

Kegiatan kemudian berlanjut di Perpustakaan dan Galeri Kota Bogor dengan penampilan angklung serta paduan suara yang dibawakan para lansia. Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan bantuan berupa tongkat, kursi roda, dan paket sembako kepada para penerima manfaat.

Dedie Rachim mengajak masyarakat untuk semakin peduli terhadap kesehatan dengan menerapkan pola hidup aktif dan sehat. Menurutnya, berbagai kegiatan dalam peringatan HLUN tidak hanya bermanfaat bagi lansia, tetapi juga menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat untuk menjaga kualitas hidup sejak dini.

Direktur Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia Kementerian Sosial, Suratna, memberikan apresiasi terhadap berbagai program dan aktivitas yang mendukung pemberdayaan lansia di Kota Bogor.

“Aktivitas pemberdayaan ini menjadi bukti bahwa perhatian terhadap lansia tidak cukup hanya bersifat seremonial, tetapi juga memberikan ruang partisipasi bagi para lansia,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Lembaga Lanjut Usia Indonesia (LLI) Kota Bogor, Aisyah Wan Grainie, menilai kolaborasi antara lansia, generasi muda, dan berbagai instansi telah berjalan dengan baik.

“Lansia adalah peran, bukan beban, karena mereka tetap menjadi bagian dari pembangunan sebuah daerah,” ujarnya, seraya menegaskan pentingnya komunikasi lintas generasi serta peningkatan kesadaran bersama terhadap isu kelanjutusiaan.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....