Puluhan Ibu Rumah Tangga di Desa Cipinang Meprek Batu Demi Penuhi Kebutuhan Hidup
- 17 Jun 2026 19:49 WIB
- Bogor
RRI.CO.ID, Bogor – Puluhan ibu rumah tangga di Desa Cipinang, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, tampak sibuk memecahkan batu menjadi material batu split saat ditemui di lokasi pada Rabu, 17 Juni 2026. Aktivitas tersebut terlihat di Kampung Gunung Cabe dan sejumlah kampung lainnya di desa tersebut, saat
Kegiatan memecah batu atau yang biasa disebut warga setempat sebagai "meprek" dilakukan untuk menambah penghasilan keluarga. Aktivitas ini semakin banyak dilakukan setelah usaha galian tambang di wilayah tersebut ditutup.
Salah seorang warga, Mimin (47), mengaku pekerjaan tersebut menjadi salah satu cara untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Meski penghasilannya tidak besar, hasil dari memecah batu tetap membantu perekonomian keluarga.
“Kami kuli meprek batu buat dapat uang untuk belanja dapur. Hasilnya memang tidak banyak, tapi bisa bantu suami yang saat ini masih menganggur,” ujar Mimin.
Berdasarkan penelusuran di lapangan, kegiatan memecah batu dilakukan hampir di seluruh RT dan RW di Desa Cipinang. Para ibu biasanya bekerja secara berkelompok dengan menggunakan peralatan sederhana.
Kepala Desa Cipinang, Mad Hasan, mengatakan aktivitas meprek batu telah menjadi pekerjaan yang dilakukan banyak ibu rumah tangga di berbagai kampung. Menurutnya, hampir setiap lingkungan memiliki kelompok pekerja pemecah batu.
“Di Desa Cipinang ini ada 34 RT, dan di tiap RT pasti ada kelompok ibu-ibu yang kerja meprek batu. Tiap kelompok biasanya ada 30 orang ibu-ibu lebih,” ujar Mad Hasan yang akrab disapa Lurah Gayot.
Ia menjelaskan, ribuan ibu rumah tangga di Desa Cipinang kini menggantungkan penghasilan tambahan dari pekerjaan tersebut setelah penutupan usaha galian tambang. Gayot berharap usaha pertambangan yang legal dan sesuai aturan dapat kembali beroperasi agar masyarakat memiliki kesempatan bekerja dan memperoleh penghasilan yang lebih layak.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....