Bulog Pastikan Stok MinyaKita di Bogor Cukup untuk Beberapa Pekan
- 10 Jun 2026 11:41 WIB
- Bogor
Poin Utama
- Perum Bulog Cabang Bogor memastikan ketersediaan minyak goreng MinyaKita di wilayah Bogor dan sekitarnya masih dalam kondisi aman
- Ia menjelaskan kondisi stok yang tersedia saat ini masih relatif aman. Selain itu, harga yang diterapkan Bulog juga masih sesuai dengan ketentuan yang berlaku sehingga dapat membantu menjaga stabilitas harga di pasaran.
RRI.CO.ID, Bogor - Perum Bulog Cabang Bogor memastikan ketersediaan minyak goreng MinyaKita di wilayah Bogor dan sekitarnya masih dalam kondisi aman. Stok yang tersedia saat ini dinilai masih mampu memenuhi kebutuhan masyarakat dalam beberapa pekan ke depan.
Pasokan MinyaKita yang disalurkan Bulog saat ini masih berasal dari produsen yang bekerja sama dengan pemerintah. Distribusi dilakukan secara bertahap kepada pedagang di sejumlah pasar tradisional di Kota Bogor, Kabupaten Bogor, dan wilayah sekitarnya.
Kepala Perum Bulog Cabang Bogor, Dadan Irawan, mengatakan pasokan yang diterima Bulog masih berjalan normal. Menurutnya, seluruh stok yang masuk langsung didistribusikan untuk memenuhi kebutuhan pasar tradisional.
"Saat ini pasokan masih bersumber dari produsen MinyaKita kepada Bulog yang kemudian langsung tersalurkan kepada pedagang di pasar tradisional seluruh Bogor dan sekitarnya," ujar Dadan Irawan, Rabu, 10 Juni 2026.
Ia menjelaskan kondisi stok yang tersedia saat ini masih relatif aman. Selain itu, harga yang diterapkan Bulog juga masih sesuai dengan ketentuan yang berlaku sehingga dapat membantu menjaga stabilitas harga di pasaran.
"Pasokan masih relatif aman karena saat ini masih ada stok dengan harga dari Bulog sebesar Rp14.500 per liter dan di tingkat pengecer sekitar Rp15.000 per liter," katanya.
Harga tersebut masih berada di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET) MinyaKita yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp15.700 per liter. Dadan mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian secara berlebihan karena pasokan masih tersedia.
“Masyarakat tidak perlu panik karena kami masih memiliki stok dan masih menunggu pasokan dari distributor MinyaKita dalam satu bulan ke depan," pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....