Jaga Sumber Air, 544 Pohon Ditanam di Kota Bogor

  • 09 Jun 2026 12:33 WIB
  •  Bogor
Poin Utama
  • Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pemerintah Kota Bogor menggelar aksi penanaman 544 pohon secara serentak di berbagai wilayah Kota Bogor.
  • program penanaman pohon akan terus diperluas dengan melibatkan berbagai komunitas dan seluruh kelurahan di Kota Bogor. Setelah mengikuti kegiatan penanaman serentak,

RRI.CO.ID, Bogor – Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pemerintah Kota Bogor menggelar aksi penanaman 544 pohon secara serentak di berbagai wilayah Kota Bogor. Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 itu berlangsung pada Senin, 8 Juni 2026.

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, bersama jajaran Pemkot Bogor, Forkopimda, dan komunitas peduli lingkungan memulai penanaman pohon di TPS3R Mekar Mandiri, Kelurahan Mekarwangi, Kecamatan Tanah Sareal. Jenis pohon yang ditanam terdiri dari pohon pelindung dan pohon buah yang diharapkan mampu mendukung kelestarian lingkungan serta menjaga ketersediaan sumber daya air.

Kegiatan tersebut juga dilaksanakan secara serentak di sejumlah titik lain di Kota Bogor melalui sambungan video telekonferensi. Langkah ini menjadi simbol kolaborasi berbagai pihak dalam memperkuat upaya konservasi lingkungan di tengah tantangan perubahan iklim yang semakin nyata.

Dedie Rachim mengatakan bahwa penanaman pohon merupakan bentuk ikhtiar bersama untuk menjaga keseimbangan alam dan melindungi sumber-sumber air yang menjadi kebutuhan masyarakat.

"Itu akan menyebabkan kemarau kering yang cukup panjang. Salah satu cara menjaga ketersediaan air, baik di mata air maupun air permukaan, adalah dengan melestarikan dan melindungi alam melalui penanaman pohon," ujarnya.

Menurut Dedie, informasi dari BMKG mengenai potensi fenomena El Nino dan La Nina pada periode Juni 2026 hingga Februari 2027 perlu menjadi perhatian bersama. Ia menilai keberadaan pohon memiliki peran penting dalam menjaga resapan air dan mengurangi risiko berkurangnya sumber air baku akibat menurunnya tutupan vegetasi.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bogor, Denni Wismanto, menjelaskan bahwa TPS3R dipilih sebagai lokasi awal karena terdapat sumber mata air yang perlu dijaga keberlangsungannya.

"Di sini ada sumber mata air kecil dan ini memang harus kita konservasi. Jadi salah satunya adalah kita tanam pohon di sini supaya sumber air ini bisa terus terjaga," kata Denni.

Ia menambahkan bahwa program penanaman pohon akan terus diperluas dengan melibatkan berbagai komunitas dan seluruh kelurahan di Kota Bogor. Setelah mengikuti kegiatan penanaman serentak, Dedie Rachim juga meninjau fasilitas TPS3R Mekarwangi dan TPS3R Mekar Mandiri yang berada di sekitar lokasi sebagai bagian dari upaya mendukung pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....