Jenal Mutaqin: Keberhasilan Pembangunan Diukur dari Turunnya Indikator Sosial

  • 08 Jun 2026 17:25 WIB
  •  Bogor

RRI.CO.ID, Bogor – Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari banyaknya program yang dijalankan pemerintah, tetapi harus tercermin dari perbaikan indikator kesejahteraan masyarakat, seperti penurunan angka pengangguran dan putus sekolah.

Hal tersebut disampaikan Jenal saat memberikan arahan pada Apel Senin, 8 Juni 2026 dilingkungan Pemerintahan Kota Bogor. Ia mengapresiasi sejumlah capaian yang berhasil diraih dalam beberapa waktu terakhir, termasuk keberhasilan mengembalikan 848 anak putus sekolah ke bangku pendidikan dalam waktu sekitar dua pekan.

Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan bahwa persoalan sosial dapat diselesaikan dengan cepat apabila seluruh pihak bekerja secara fokus, konsisten, dan berkolaborasi.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada enam kecamatan yang dalam waktu dua minggu berhasil mengembalikan 848 siswa putus sekolah sehingga sekarang bisa bersekolah kembali,” kata Jenal.

Selain bidang pendidikan, Pemkot Bogor juga terus mendorong upaya penurunan angka pengangguran. Melalui Dinas Tenaga Kerja, sekitar 2.100 lowongan pekerjaan disiapkan untuk masyarakat melalui kegiatan job fair.

Tidak hanya itu, Pemkot Bogor juga akan menggelar program servis gratis bagi pengemudi ojek online pada 22 hingga 28 Juni mendatang. Sebanyak 544 sepeda motor akan mendapatkan layanan penggantian oli gratis. Dalam rangkaian kegiatan tersebut juga akan dibuka pelatihan mekanik yang bekerja sama dengan pihak industri.

Jenal mengatakan peserta pelatihan nantinya berpeluang direkrut menjadi tenaga kerja setelah menyelesaikan masa pelatihan yang telah ditentukan.

Meski demikian, ia mengingatkan bahwa berbagai program tersebut harus berdampak pada indikator pembangunan daerah. Menurutnya, capaian program tidak akan berarti apabila angka pengangguran, harapan hidup, maupun putus sekolah tidak mengalami perubahan.

“Kalau grafik indikator tidak berubah, maka sebanyak apa pun program yang dijalankan dan keberhasilan yang disampaikan tidak akan dianggap sebagai kemajuan,” ujarnya.

Karena itu, Jenal meminta seluruh perangkat daerah untuk terus mengawal program-program yang berkaitan langsung dengan peningkatan kualitas hidup masyarakat. Ia berharap kolaborasi dan kerja bersama dapat mempercepat tercapainya target pembangunan Kota Bogor.

“Keberhasilan dimulai dari niat yang tulus, kerja ikhlas, dan kerja kolaboratif. Mari terus bergotong royong agar hasil pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat,” ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....