Tembok Rumah Ambruk di Tegallega akibat Pergeseran Tanah

  • 07 Jun 2026 15:19 WIB
  •  Bogor
Poin Utama
  • Sebuah tembok rumah milik warga di wilayah Babakan Sirna, Kelurahan Tegallega, Kecamatan Bogor Tengah, ambruk setelah mengalami penurunan tanah pada bagian pondasi bangunan.
  • Peristiwa tersebut mengakibatkan kerusakan pada tembok kamar mandi rumah milik Romli yang dihuni satu keluarga dengan enam jiwa, Minggu, 7 Juni 2026.

RRI.CO.ID, Bogor – Sebuah tembok rumah milik warga di wilayah Babakan Sirna, Kelurahan Tegallega, Kecamatan Bogor Tengah, ambruk setelah mengalami penurunan tanah pada bagian pondasi bangunan. Peristiwa tersebut mengakibatkan kerusakan pada tembok kamar mandi rumah milik Romli yang dihuni satu keluarga dengan enam jiwa, Minggu, 7 Juni 2026.

Laporan kejadian diterima BPBD Kota Bogor beberapa menit setelah peristiwa terjadi melalui informasi yang disampaikan warga sekitar melalui media sosial. Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC-PB) BPBD Kota Bogor kemudian bergerak ke lokasi untuk melakukan penanganan dan asesmen kondisi bangunan.

Berdasarkan hasil pemeriksaan di lapangan, kerusakan dipicu oleh penurunan tanah pada pondasi bangunan yang menyebabkan bagian tembok tidak mampu menahan beban. Beruntung tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut.

Komandan Regu BPBD Kota Bogor, Indra Rustandi, mengatakan personel segera melakukan pendataan dan koordinasi dengan berbagai pihak setelah menerima laporan dari masyarakat.

“Setelah menerima laporan, kami langsung menuju lokasi untuk melakukan asesmen, dokumentasi, dan berkoordinasi dengan pihak kelurahan, kecamatan, serta lingkungan setempat guna memastikan kondisi aman bagi penghuni rumah,” ujarnya.

Selain melakukan pendataan, BPBD Kota Bogor juga menyerahkan bantuan darurat berupa terpal untuk membantu kebutuhan sementara warga terdampak. Bantuan tersebut diberikan sebagai langkah awal guna mengantisipasi kemungkinan cuaca yang dapat memperparah kondisi bangunan.

Indra Rustandi menambahkan bahwa masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kerusakan bangunan, terutama saat ditemukan tanda-tanda pergeseran tanah atau penurunan pondasi.

“Kami mengimbau warga segera melaporkan apabila menemukan retakan atau indikasi pergerakan tanah agar dapat dilakukan pemeriksaan lebih dini dan meminimalkan risiko yang lebih besar,” katanya.

Hingga proses penanganan selesai, kondisi di lokasi kejadian telah dinyatakan aman dan bantuan darurat telah diterima oleh warga terdampak. BPBD Kota Bogor bersama unsur kelurahan, RT, dan RW setempat akan terus memantau perkembangan kondisi bangunan guna mengantisipasi kemungkinan dampak lanjutan.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....