Refleksi HJB 544, Infrastruktur dan Kemiskinan Jadi PR

  • 03 Jun 2026 14:21 WIB
  •  Bogor
Poin Utama
  • Peringatan Hari Jadi Bogor ke-544, 3 Juni 2026 menjadi momentum refleksi bagi berbagai kalangan untuk menilai capaian pembangunan di Kota dan Kabupaten Bogor.
  • Hari jadi yang setiap tahun diperingati dengan beragam kegiatan seremonial diharapkan tidak hanya menjadi ajang perayaan semata.

RRI.CO.ID, Bogor - Peringatan Hari Jadi Bogor ke-544, 3 Juni 2026 menjadi momentum refleksi bagi berbagai kalangan untuk menilai capaian pembangunan di Kota dan Kabupaten Bogor. Di tengah berbagai perayaan yang digelar pemerintah daerah, masih terdapat sejumlah persoalan mendasar yang dinilai perlu mendapatkan perhatian serius.

Hari jadi yang setiap tahun diperingati dengan beragam kegiatan seremonial diharapkan tidak hanya menjadi ajang perayaan semata. Momentum tersebut dinilai penting untuk mengevaluasi sejauh mana pembangunan telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Direktur Pusat Studi Masyarakat Anti Korupsi Bogor, Robbi Faisal, mengatakan bahwa kondisi sosial ekonomi masyarakat masih menjadi tantangan besar di wilayah Bogor Raya. Menurutnya, indikator kesejahteraan masyarakat harus menjadi ukuran utama keberhasilan pembangunan daerah.

“Fakta saat ini menunjukkan masih banyak orang miskin dan pengangguran di Bogor Raya. Kemudian infrastruktur untuk rakyat juga jauh dari optimal sehingga rakyat belum merasakan indahnya Hari Jadi Bogor seperti yang selama ini digembar-gemborkan oleh pemerintah Kota maupun Kabupaten Bogor,” ujar Robbi Faisal, Rabu 3 Juni 2026.

Ia menilai berbagai program pembangunan yang telah berjalan perlu dievaluasi secara menyeluruh agar mampu menjawab kebutuhan masyarakat. Keberhasilan pembangunan, kata dia, tidak cukup diukur dari pembangunan fisik semata, tetapi juga dari peningkatan kualitas hidup warga.

Robbi menambahkan bahwa pemerintah daerah harus memastikan setiap kebijakan yang dibuat benar-benar berdampak pada kesejahteraan masyarakat. Dengan demikian, masyarakat dapat merasakan kehadiran pemerintah dalam kehidupan sehari-hari, terutama di tengah tantangan ekonomi yang masih dihadapi sebagian warga.

“Bupati dan Wali Kota Bogor bersama seluruh jajaran harus lebih giat bekerja dalam memenuhi kebutuhan hidup masyarakat agar merasakan secara utuh kehadiran pemerintah dalam Hari Jadi Bogor. Terlebih di Bogor banyak tinggal pejabat negara bahkan Presiden Prabowo, sehingga dampak positif pembangunan harus benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” katanya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....