Lawan Malas dan Terapkan Disiplin Waktu , Pelajar Bogor Raih Prestasi Gemilang
- 24 Mei 2026 20:16 WIB
- Bogor
RRI.CO.ID, Bogor - Suasana inspiratif terasa dalam Dialog IDOLA (Indonesia Layak Anak) Pro 1 RRI Bogor edisi Minggu, 24 Mei 2026, saat empat siswa berprestasi SMP Al-Azhar Syifa Budi Kota Bogor membagikan pengalaman mereka meraih prestasi akademik. Mereka juga menceritakan tantangan yang dihadapi di tengah kehidupan remaja masa kini.
Kegiatan tersebut menghadirkan Kepala SMP Al-Azhar Syifa Budi Kota Bogor, Joko Sujiarto, M.Pd, bersama empat siswa berprestasi, yakni Raden Rakadjenar Sucipto Putra, Fadhlan Aqmar Ferdiansyah, Syahmarviano Sjahvatar Sikar, dan Rayandra Arsa Raynata. Dalam dialog yang berlangsung hangat, para siswa tidak hanya membahas prestasi, tetapi juga tantangan sehari-hari yang mereka alami.
Raden Rakadjenar Sucipto Putra mengungkapkan bahwa rasa malas menjadi salah satu hambatan terbesar bagi pelajar dalam menjaga konsistensi belajar. Meski demikian, ia tetap memberi ruang untuk hiburan seperti bermain game dengan batas waktu yang teratur agar tidak mengganggu kegiatan belajar maupun persiapan kompetisi.
“Yang paling sulit sebenarnya melawan rasa malas sendiri. Main game tetap boleh, tapi harus tahu waktu,” ungkapnya dalam dialog tersebut.
Hal senada disampaikan Fadhlan Aqmar Ferdiansyah yang merupakan peraih medali emas tingkat provinsi dalam lomba Math KMSI. Menurutnya, disiplin menjadi kunci utama untuk tetap fokus mengejar target akademik di tengah banyaknya distraksi.
Pernyataan tersebut turut dibenarkan oleh Syahmarviano Sjahvatar Sikar dan Rayandra Arsa Raynata. Mereka menilai tantangan terbesar pelajar saat ini bukan hanya soal pelajaran, tetapi juga kemampuan mengatur waktu dan menjaga semangat belajar secara konsisten.
Di balik cerita perjuangan tersebut, para siswa juga memiliki sederet prestasi membanggakan. Raden Rakadjenar Sucipto Putra berhasil meraih medali perunggu KMSI tingkat nasional serta sejumlah penghargaan tingkat provinsi dan kota.
Sementara itu, Fadhlan Aqmar Ferdiansyah sukses meraih medali emas, perak, dan perunggu dalam kompetisi matematika tingkat provinsi. Syahmarviano Sjahvatar Sikar juga mencatat prestasi sebagai peraih Medali Emas Sains Level 4 Jenius Science Olympiad tingkat Provinsi Jawa Barat tahun 2026.
Rayandra Arsa Raynata turut mencatat prestasi sebagai finalis Science and Technology Exhibition 2025. Ia juga meraih medali perunggu Jenius Science Olympiad tingkat provinsi bidang IPA.
Kepala SMP Al-Azhar Syifa Budi Kota Bogor, Joko Sujiarto, M.Pd, mengatakan keberhasilan siswa tidak lepas dari pembinaan sekolah, dukungan orang tua, serta semangat siswa untuk terus berkembang. Ia juga menegaskan pihak sekolah menerapkan aturan ketat terkait penggunaan telepon genggam di lingkungan sekolah agar tidak disalahgunakan.
Menurutnya, penggunaan gawai yang tidak terkontrol dapat mengganggu fokus belajar dan memengaruhi kedisiplinan siswa. Karena itu, sekolah berupaya menciptakan lingkungan belajar yang lebih kondusif melalui pengawasan penggunaan perangkat digital selama kegiatan belajar berlangsung.
“Teknologi memang penting, tetapi harus digunakan secara bijak. Sekolah ingin siswa tetap fokus belajar, berinteraksi sosial dengan baik, dan tidak bergantung penuh pada gadget,” ujarnya.
Melalui Dialog IDOLA Pro 1 RRI Bogor, para siswa berharap pengalaman mereka dapat menjadi motivasi bagi pelajar lain agar tidak mudah menyerah. Mereka juga mengajak pelajar untuk berani mencoba dan mampu mengelola waktu dengan baik demi meraih cita-cita.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....