Bendungan Ciawi Bogor Kini Menjadi Lokasi Favorit Warga Berolahraga

  • 23 Mei 2026 14:14 WIB
  •  Bogor

RRI.CO.ID, Bogor - Sabtu pagi sejumlah warga padati akses masuk menuju bendung Ciawi yang kini sudah dibuka untuk publik. Mereka berolahraga menghirup udara segar bersama anak dan keluarga melihat dari dekat sebuah bendungan yang diresmikan Presiden Joko Widodo pada 23 Desember 2022.

Lokasi bendungan yang berada di Desa Cipayung, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor tidak hanya sebagai pengendali banjir untuk wilayah hilir Jakarta melainkan sebuah destinasi baru warga mengisi akhir pekan. Kawasan itupun berubah menjadi ruang warga berolahraga dan menikmati suasana alam, bahkan wadah pelaku UMKM saat akhir pekan. Tampak warga masyarakat melakukan jogging atau sekadar berjalan santai pagi .

Sejak pukul 05.30 WIB, area bendungan sudah ramai dipadati warga. Tidak sedikit masyarakat yang datang dari luar Kecamatan Megamendung untuk menikmati suasana pagi sambil berolahraga. Keramaian tersebut menghadirkan peluang ekonomi bagi warga sekitar. Pedagang dadakan mulai bermunculan di sejumlah titik kawasan bendungan, menjajakan aneka makanan dan minuman kepada para pengunjung.

Bahkan pihak UPJ Bendungan Ciawi juga menyediakan kantin di area perkantoran yang bisa dimanfaatkan masyarakat untuk sarapan maupun sekadar menikmati kopi.

“Nyaman olahraga di Bendungan Ciawi. Jalannya bagus dan luas, suasananya juga enak. Kalau pagi udaranya dingin sekali, siang pun tetap sejuk,” ujar Nani, warga Cipayung saat ditemui usai jogging, Sabtu 23 Mei 2026.

Selain faktor udara dan pemandangan, kebersihan kawasan bendungan juga menjadi salah satu alasan masyarakat betah berlama-lama di lokasi tersebut.

Petugas keamanan Bendungan Ciawi, Romi, mengatakan pengunjung yang datang tidak hanya berasal dari sekitar Cipayung, tetapi juga dari berbagai wilayah di kawasan Puncak.

“Yang olahraga di sini datang dari mana-mana, bukan hanya warga sekitar,Pintu itu memang tidak boleh dibuka. Kami hanya menjalankan tugas. Informasinya dari pihak pusat memang harus tetap tertutup, jadi kami jaga” katanya.

Meski demikian, sebagian warga menyayangkan akses pintu tengah bendungan yang hingga kini masih ditutup rapat dan tidak dapat dilalui pengunjung. Mereka menilai, jika akses tersebut dibuka, jumlah masyarakat yang datang untuk berolahraga maupun berwisata diperkirakan akan semakin meningkat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....