Dewan Pendidikan Kawal Pelaksanaan SPMB Kota Bogor 2026 dari Awal hingga Evaluasi
- 18 Mei 2026 22:18 WIB
- Bogor
RRI.CO.ID, Bogor – Dewan Pendidikan Kota Bogor turut berperan aktif dalam mengawal pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru atau SPMB Kota Bogor tahun 2026. Pengawalan dilakukan mulai dari tahap penyusunan aturan, pelaksanaan, hingga evaluasi sistem penerimaan siswa baru.
Dalam dialog Bogor Pagi Ini edisi Senin, 18 Mei 2026, Ketua Dewan Pendidikan Kota Bogor, Rudi Suryanto mengatakan Dewan Pendidikan dibentuk berdasarkan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional Nomor 20 Tahun 2003 serta diperkuat melalui Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010.
Menurutnya, Dewan Pendidikan memiliki tugas sebagai pengawas pendidikan sekaligus menampung berbagai aspirasi masyarakat terkait pelayanan pendidikan. Hasil pengawasan tersebut nantinya akan menjadi rekomendasi kepada pemerintah untuk perbaikan kebijakan pendidikan.
“Dewan Pendidikan bertugas melakukan pengawasan pendidikan dan menganalisis aspirasi masyarakat. Nantinya berbagai masukan itu akan kami sampaikan dalam bentuk rekomendasi kepada pemerintah,” ujarnya.
Dalam pelaksanaan SPMB 2026, Dewan Pendidikan bersama Dinas Pendidikan Kota Bogor terlibat sejak tahap pra-SPMB. Salah satunya melalui keterlibatan dalam penyusunan Peraturan Wali Kota atau Perwali terkait sistem penerimaan siswa baru.
Rudi menjelaskan, pengawalan juga akan dilakukan selama proses pelaksanaan SPMB berlangsung. Dewan Pendidikan bahkan berencana membuka layanan pengaduan atau hotline untuk menerima laporan masyarakat apabila ditemukan kendala selama proses penerimaan siswa baru.
“Untuk SPMB tahun ini kami mengawal mulai dari pra-SPMB, pelaksanaan, sampai pasca-SPMB. Nanti saat pelaksanaan kami juga berencana membuka hotline pengaduan untuk masyarakat,” katanya.
Selain itu, setelah proses SPMB selesai, Dewan Pendidikan akan melakukan evaluasi terhadap sistem yang berjalan. Evaluasi tersebut nantinya akan menjadi bahan rekomendasi untuk penyempurnaan sistem SPMB pada tahun berikutnya.
Menurut Rudi, pengawasan dan evaluasi penting dilakukan agar pelaksanaan SPMB semakin transparan dan mampu memberikan rasa keadilan bagi masyarakat. Ia berharap sistem penerimaan siswa baru di Kota Bogor dapat terus diperbaiki setiap tahunnya.
“Setelah pelaksanaan selesai tentu akan kami evaluasi kembali. Tujuannya agar sistem SPMB ke depan bisa semakin baik dan semakin memberikan pelayanan yang adil kepada masyarakat,” ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....