PMR MTSN Kota Bogor Bentuk Karakter dan Kemandirian Siswa

  • 14 Mei 2026 14:35 WIB
  •  Bogor

RRI.CO.ID, Bogor – Palang Merah Remaja atau PMR di MTSN Kota Bogor tidak hanya dikenal sebagai kegiatan pertolongan pertama dan penjaga UKS saat upacara sekolah. Melalui berbagai program dan bidang kegiatan, PMR menjadi wadah pembentukan karakter, kreativitas, serta kemandirian siswa.

Dalam dialog Bogor Pagi ini edisi Kamis, 14 Mei 2026, Pembina PMR MTSN Kota Bogor, Yunita Rahmawati mengatakan PMR saat ini telah berkembang menjadi ruang pengembangan minat dan bakat siswa. Menurutnya, anggota PMR tidak hanya belajar pertolongan pertama, tetapi juga berbagai bidang lain seperti drama, film pendek, pendidikan remaja sebaya, hingga lomba karya tulis dan presentasi.

“PMR di MTSN Kota Bogor merupakan wadah pengembangan minat bakat anak-anak. Jadi mereka bisa menyalurkan kemampuan sesuai dengan bidang yang mereka sukai,” ujar Yunita.

Ia menjelaskan pembinaan PMR dilakukan secara bertahap sejak siswa berada di kelas tujuh. Para anggota dikenalkan pada dasar-dasar PMR serta diberi kesempatan memilih bidang sesuai minat dan kemampuan masing-masing.

Menurutnya, siswa juga diajarkan tanggung jawab melalui pembagian tugas dan program kerja di setiap kegiatan. Hal tersebut membuat siswa belajar menyusun administrasi, mengatur teknis kegiatan, hingga bekerja sama dalam tim.

“Ketika mereka diberikan peran dan kesempatan, mereka tumbuh lebih mandiri dan bertanggung jawab. Jadi saya tidak mengatur terlalu banyak karena mereka sudah bisa menjalankan tugasnya masing-masing,” ucapnya.

Prestasi PMR MTSN Kota Bogor pun terus meningkat dalam berbagai perlombaan tingkat pelajar. Dalam waktu berdekatan, PMR MTSN Kota Bogor berhasil meraih juara umum pada sejumlah kompetisi yang diikuti.

Pelatih PMR MTSN Kota Bogor, Riki Maulana mengatakan keberhasilan tersebut tidak lepas dari dukungan sekolah, pembina, alumni, dan orang tua siswa. Ia menyebut pembinaan dilakukan tidak hanya pada kemampuan akademik dan keterampilan, tetapi juga pembentukan sikap peduli terhadap sesama.

“Anak-anak PMR sekarang luar biasa kreatif dan bertanggung jawab. Mereka belajar kepemimpinan, kebermanfaatan terhadap sesama, sampai kemampuan bekerja sama,” ujar Riki Maulana.

“PMR sekarang jauh lebih berkembang dibanding dulu. Ada banyak bidang baru yang membuat anak-anak lebih percaya diri dan kreatif,” katanya menambahkan.

Salah satu anggota PMR MTSN Kota Bogor, Putri Zahra mengaku kegiatan PMR membuat dirinya lebih percaya diri berbicara di depan umum. Ia mengatakan awalnya tertarik mengikuti PMR karena melihat penampilan drama saat demo ekstrakurikuler di sekolah.

“Awalnya saya malu banget ngomong di depan orang. Tapi setelah ikut lomba dan sering presentasi, sekarang jadi lebih berani. PMR itu seru karena banyak bidang yang bisa dipilih sesuai minat kita. Jadi bukan cuma soal tandu atau pertolongan pertama saja, ” ujar Zahra.

Yunita berharap PMR dapat terus menjadi wadah positif bagi remaja dalam mengembangkan potensi diri sekaligus membangun karakter generasi muda yang sehat, peduli, dan bertanggung jawab.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....