Buruh dan Pemkot Bogor Bahas Stabilitas Ketenagakerjaan

  • 14 Mei 2026 07:16 WIB
  •  Bogor
Poin Utama
  • Persoalan stabilitas dunia kerja dan komunikasi antara pekerja dengan pelaku usaha menjadi pembahasan dalam peringatan Hari Buruh Internasional di Kota Bogor.
  • forum itu menjadi ruang untuk menyerap berbagai masukan terkait kondisi pekerja dan tantangan dunia usaha di lapangan.

RRI.CO.ID, Bogor - Persoalan stabilitas dunia kerja dan komunikasi antara pekerja dengan pelaku usaha menjadi pembahasan dalam peringatan Hari Buruh Internasional di Kota Bogor. Sejumlah unsur pemerintah, serikat pekerja, perusahaan, dan organisasi profesi terlibat dalam diskusi ketenagakerjaan yang berlangsung di Saung Dolken Cimahpar, Rabu, 13 Mei 2026.

Selain membahas hubungan industrial, para pekerja di Kota Bogor juga menyoroti pentingnya keterlibatan buruh dalam isu sosial dan lingkungan. Sebelumnya, sejumlah buruh menggelar aksi bersih-bersih di kawasan Situ Gede melalui kegiatan bertajuk “Buruh Bebersih”.

Dalam forum tersebut, berbagai persoalan ketenagakerjaan dibahas mulai dari perlindungan pekerja hingga kondisi dunia usaha di tengah tantangan ekonomi. Diskusi juga menekankan pentingnya komunikasi yang terbuka agar persoalan antara pekerja dan perusahaan tidak berkembang menjadi konflik berkepanjangan.

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, mengatakan hubungan antara pekerja dan pemberi kerja harus dibangun melalui kolaborasi yang saling menguntungkan.

“Kolaborasi dan sinergi antara pemerintah dengan pemberi kerja dan pekerja itu mutlak. Kenapa? Karena ini merupakan simbiosis mutualisme, semua saling membutuhkan,” ujarnya.

Menurut Dedie, kondisi dunia kerja yang stabil menjadi salah satu faktor penting untuk menjaga keberlangsungan usaha dan kesejahteraan pekerja. Pemerintah juga dinilai memiliki peran dalam menjaga situasi yang kondusif bagi kegiatan industri dan ketenagakerjaan.

Ia menilai komunikasi antarunsur ketenagakerjaan perlu terus diperkuat agar berbagai persoalan dapat dicari solusi bersama. Keterlibatan pemerintah, pekerja, pelaku usaha, media, dan lembaga pendukung lainnya dianggap penting dalam menjaga keseimbangan hubungan industrial.

Pembahasan ketenagakerjaan dalam peringatan Hari Buruh tersebut juga diarahkan untuk mendorong peningkatan kesejahteraan pekerja di Kota Bogor. Selain itu, forum itu menjadi ruang untuk menyerap berbagai masukan terkait kondisi pekerja dan tantangan dunia usaha di lapangan.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....