Jalan Rusak di Karehkel Leuwiliang Kabupaten Bogor Mulai Diperbaiki
- 14 Mei 2026 08:00 WIB
- Bogor
RRI.CO.ID, Bogor - Program pemeliharaan rutin ruas jalan Kabupaten Bogor mulai dilakukukan dalam waktu berjalan ini. Salah satu ruas jalan yang banyak dikeluhkan masyarakat adalah ruas jalan Leuwiliang- Pasir Ipis - Garehong Kabupaten Bogor, Rabu 13 Mei 2026. Pemeliharaan tambal sulam yang menjadi agenda rutin pemeliharaan jalan oleh Unit Pelaksana Tekhnis (UPT) Jalan dan Jembatan di wilayah Kabupaten Bogor sekaligus menjawab berbagai keluhan yang hampir bagi warga kabupaten Bogor.
Kepala UPT Jalan dan Jembatan Kelas A Wilayah V Dinas PUPR Kabupaten Bogor Aldino Putra Perdana, mengatakan perbaikan dilakukan secara bertahap sesuai jadwal pemeliharaan rutin yang telah ditetapkan.
“Tim kami saat ini baru menyelesaikan pekerjaan di ruas Pasir Ipis terlebih dahulu, setelah itu akan beralih ke wilayah Karehkel,” ujar Aldino.
UPT tersebut bertanggung jawab atas pemeliharaan jalan dan jembatan di wilayah barat kabupaten meliputi Kecamatan Leuwiliang , Cibungbulang serta Leuwisadeng. Ruas jalan yang sebelumnya dipenuhi lubang dan membahayakan pengguna jalan kini mulai diperbaiki melalui pekerjaan tambal sulam.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bogor, Gantara Lenggana menambahkan tidak hanya di jalan utama saja perbaikan dan pemeliharaan ruas yang diperbaiki masuk ke wilayah pelosok jalur Leuwiliang - Kampung Sawah. Pemeliharaan dilakukan berdasarkan skala prioritas di sejumlah titik kerusakan yang tersebar di wilayah barat Kabupaten Bogor.
“Pemeliharaan tambal sulam dimulai dari ruas Leuwiliang–Pasir Ipis–Garehong terlebih dahulu, kemudian dilanjutkan ke ruas lainnya hari ini tim kami sudah mulai melakukan tambal sulam di titik Desa Karehkel pada ruas Leuwiliang–Kampung Sawah,” kata Gantara.
Kondisi Jalan Karehkel Leuwiliang ramai dikeluhkan warga karena banyaknya lubang di badan jalan. Jalur alternatif yang menghubungkan Kecamatan Leuwiliang dan Kecamatan Rumpin itu disebut telah lama mengalami kerusakan tanpa penanganan maksimal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....