PUPR Kota Bogor Siapkan Penanganan Infrastruktur Rusak

  • 11 Mei 2026 12:44 WIB
  •  Bogor
Poin Utama
  • Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bogor mulai melakukan inventarisasi kerusakan infrastruktur akibat hujan deras yang melanda wilayah Bogor dan sekitarnya selama sepekan terakhir.
  • Pemerintah Kota Bogor juga terus mengedukasi masyarakat agar segera melaporkan apabila terjadi bencana alam di lingkungan sekitar.

RRI.CO.ID, Bogor – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bogor mulai melakukan inventarisasi kerusakan infrastruktur akibat hujan deras yang melanda wilayah Bogor dan sekitarnya selama sepekan terakhir. Sejumlah ruas jalan, jembatan, hingga saluran irigasi dilaporkan mengalami kerusakan akibat longsor dan banjir pada Senin, 11 Mei 2026.

Kepala Dinas PUPR Kota Bogor, Juniarti Estiningsih, mengatakan terdapat sejumlah infrastruktur yang kini menjadi pekerjaan rumah pemerintah daerah untuk segera diperbaiki.

“Selama musim hujan kemarin memang ada beberapa infrastruktur jalan, jembatan, dan irigasi yang mengalami kerusakan sehingga membutuhkan percepatan penanganan,” ujar Juniarti Estiningsih.

Menurutnya, pemerintah daerah saat ini masih mengupayakan percepatan pembenahan melalui berbagai sumber pendanaan, termasuk Biaya Tidak Terduga (BTT). Masyarakat juga diimbau tetap waspada karena curah hujan tinggi masih berpotensi memicu longsor maupun banjir yang dapat merusak infrastruktur di sejumlah wilayah Kota Bogor.

Sementara itu, Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, mengatakan seluruh personel pemerintah daerah terus bergerak melakukan upaya pencegahan agar bencana alam tidak menimbulkan korban jiwa.

“Pencegahan dini harus terus dilakukan bersama perangkat wilayah, camat, lurah, dan personel BPBD agar masyarakat bisa lebih cepat mendapatkan penanganan saat terjadi bencana,” kata Dedie Rachim.

Pemerintah Kota Bogor juga terus mengedukasi masyarakat agar segera melaporkan apabila terjadi bencana alam di lingkungan sekitar. Selain itu, warga diminta melakukan evakuasi mandiri lebih cepat saat kondisi membahayakan guna menghindari jatuhnya korban jiwa akibat longsor, banjir, maupun pergerakan tanah.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....