Perumda Tirta Pakuan Perkuat Layanan Air Limbah untuk Kurangi Pencemaran

  • 06 Mei 2026 08:25 WIB
  •  Bogor

RRI.CO.ID, Bogor – Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor mulai mengembangkan layanan air limbah domestik sebagai bagian dari pengelolaan air yang terintegrasi. Program ini menjadi langkah strategis untuk mengurangi pencemaran lingkungan yang masih didominasi limbah rumah tangga.

Dalam Dialog Bogor Pagi Ini edisi Senin, 4 Mei 2026, Direktur Pelayanan dan Bisnis Perumda Tirta Pakuan Bogor, Muzakkir, menegaskan layanan ini bukan sekadar pengembangan usaha. Menurutnya, kebutuhan pengelolaan limbah sudah menjadi prioritas untuk menjaga kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat.

“Masuknya Perumda ke layanan air limbah bukan sekadar ekspansi bisnis, tapi ini kebutuhan kota yang harus kita jalankan. Layanan ini juga merupakan tanggung jawab kami dalam menjaga lingkungan dan kesehatan masyarakat,” ujar Muzakkir.

Ia menjelaskan, pengelolaan air limbah mengacu pada regulasi nasional yang mendorong sistem terintegrasi dari hulu hingga hilir. Pendekatan ini dinilai penting untuk menjaga keberlanjutan sumber daya air di wilayah perkotaan.

“Secara fakta bahwa 60 persen pencemaran sungai di Kota Bogor berasal dari limbah domestik. Kondisi ini menunjukkan perlunya sistem pengelolaan limbah yang lebih terstruktur dan berkelanjutan,” katanya.

Pada tahap awal, layanan difokuskan di wilayah padat penduduk dengan tingkat pencemaran tinggi serta kesiapan jaringan. Selain itu, Perumda juga mulai melakukan sensus pelanggan untuk mengetahui kondisi septic tank dan kebutuhan layanan.

“Target tahun ini penyedotan L2T2 kurang lebih 6.000 rumah tangga dan akan difokuskan di Bogor Utara. Program ini menjadi langkah awal sebelum pengembangan sistem perpipaan secara lebih luas,” ucapnya.

Program ini diresmikan oleh Wali Kota Bogor dan didukung empat armada operasional. Layanan tahap awal diberikan secara gratis bagi pelanggan PDAM sebagai bagian dari sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....