Warga Kayumanis Kota Bogor Berharap Program PSEL Bisa Masif Disosialisasikan

  • 06 Mei 2026 20:40 WIB
  •  Bogor
Poin Utama
  • Respons masyarakat terhadap rencana pembangunan fasilitas pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL) di kawasan Kayumanis, Tanah Sareal, mulai bermunculan.
  • Sementara itu, Wali Kota Bogor Dedie Rachim menyatakan komitmennya untuk mengedepankan kolaborasi dalam pelaksanaan program tersebut.

RRI.CO.ID, Bogor – Respons masyarakat terhadap rencana pembangunan fasilitas pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL) di kawasan Kayumanis, Tanah Sareal, mulai bermunculan. Warga menyoroti pentingnya keterbukaan informasi serta pelibatan publik dalam setiap tahapan perencanaan program tersebut.

Pemerintah Kota Bogor saat ini tengah mendorong optimalisasi pengelolaan sampah berbasis energi di dua titik, yakni Galuga dan Kayumanis. Program ini menjadi bagian dari kebijakan nasional dalam mengembangkan energi terbarukan melalui pemanfaatan limbah.

Di tengah upaya tersebut, sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan masyarakat dinilai sangat menentukan keberhasilan implementasi. Keterbukaan informasi dan partisipasi publik menjadi aspek penting agar program berjalan lancar serta mendapat dukungan luas.

Warga Kayumanis, Aditya Prayoga, menyampaikan bahwa sosialisasi terkait program PSEL masih perlu ditingkatkan. Menurutnya, penjelasan yang komprehensif mengenai manfaat sekaligus potensi risiko harus disampaikan secara jelas kepada masyarakat.

“Kami masih membutuhkan penjelasan yang lebih rinci agar masyarakat benar-benar memahami program ini. Jangan sampai warga hanya mendapat informasi sepihak tanpa mengetahui dampak jangka panjangnya,” ujarnya, Rabu 6 Mei 2026.

Sementara itu, Wali Kota Bogor, Dedie Rachim menyatakan komitmennya untuk mengedepankan kolaborasi dalam pelaksanaan program tersebut. Dirinya menilai program ini menjadi solusi jangka panjang dalam menciptakan energi berkelanjutan dan menekan produktifitas sampah ke TPA.

“Kami akan memastikan seluruh proses berjalan transparan dan melibatkan masyarakat,” tutup Dedie, seraya berharap PSEL menjadi solusi berkelanjutan dalam pengelolaan sampah dan pengembangan energi di Kota Bogor.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....