Produksi Sampah Tanah Sareal Capai 155 Ton per Hari, Akses Wilayah Jadi Tantangan

  • 28 Apr 2026 23:17 WIB
  •  Bogor

RRI.CO.ID, Bogor – Tingginya produksi sampah di Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, masih menjadi persoalan utama yang dihadapi pemerintah setempat. Keterbatasan akses di sejumlah wilayah permukiman turut menjadi kendala dalam proses pengangkutan sampah.

Dalam dialog Bogor Pagi Ini edisi Selasa, 28 April 2026, Camat Tanah Sareal, Rokib, mengungkapkan bahwa potensi timbulan sampah di wilayahnya mencapai sekitar 155,35 ton per hari. Angka ini sejalan dengan jumlah penduduk yang terus bertambah, dengan rata-rata produksi sampah mencapai 0,5 kilogram per orang setiap hari.

“Dari total potensi tersebut, baru sekitar 47 persen yang bisa terangkut oleh armada Dinas Lingkungan Hidup. Sisanya masih menjadi pekerjaan rumah bersama,” ujarnya.

Ia menjelaskan, salah satu kendala utama adalah kondisi geografis wilayah yang memiliki banyak permukiman di gang sempit dan area padat penduduk. Hal ini membuat kendaraan pengangkut sampah berukuran besar tidak dapat menjangkau seluruh titik.

“Banyak wilayah RT dan RW yang tidak bisa dilalui mobil sampah. Bahkan kendaraan roda dua pun di beberapa titik cukup sulit masuk, sehingga pengangkutan harus dilakukan bertahap,” jelasnya.

Untuk mengatasi hal tersebut, petugas sampah di tingkat lokal berperan penting dalam memindahkan sampah dari dalam permukiman menuju jalan lingkungan atau jalan utama agar dapat diangkut armada DLH.

Namun demikian, masih terdapat sekitar 60 persen sampah yang belum terangkut secara optimal. Kondisi ini juga dipengaruhi oleh belum maksimalnya pemilahan sampah dari sumber, sehingga volume sampah campuran masih cukup tinggi.

“Kami terus berupaya meningkatkan sinergi antara pemerintah, petugas lapangan, dan masyarakat agar penanganan sampah bisa lebih efektif,” tambahnya.

Pemerintah kecamatan bersama instansi terkait terus mendorong peningkatan layanan pengangkutan serta penguatan sistem pengelolaan sampah berbasis wilayah guna mengurangi timbulan sampah yang tidak tertangani.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....