Duta Pustaka Cilik Dorong Budaya Literasi Anak di Jawa Barat

  • 27 Apr 2026 12:58 WIB
  •  Bogor

RRI.CO.ID, Bogor – Pemerintah Kabupaten Bogor mendukung penguatan budaya literasi sejak usia dini melalui ajang Duta Pustaka Cilik tingkat Jawa Barat tahun 2026. Kegiatan ini digelar di Ruang Serbaguna I Sekretariat Daerah, Cibinong, Minggu, 26 April 2026.

Ajang tersebut diselenggarakan oleh Yayasan Romasenta Art Gallery bersama Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah serta Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bogor. Kegiatan ini menjadi wadah bagi anak-anak untuk mengembangkan potensi di bidang literasi, seni, dan budaya.

Para peserta yang lolos seleksi menjalani berbagai tahapan penilaian, mulai dari tes tertulis hingga wawancara. Mereka juga diuji kemampuan berbicara di depan umum untuk mengukur pemahaman literasi di hadapan dewan juri dan tamu undangan.

Perwakilan Diskominfo Kabupaten Bogor, Mega Puspasari, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam menumbuhkan minat baca sejak dini. Ia menilai penyelenggaraan yang telah memasuki tahun ketiga menunjukkan perkembangan positif dari sisi kualitas dan kategori lomba.

“Ajang ini diharapkan menjadi motor penggerak budaya literasi di masyarakat. Anak-anak yang terpilih bisa menjadi inspirasi bagi teman sebayanya untuk gemar membaca dan memanfaatkan perpustakaan,” ujarnya.

Mega menambahkan, peserta yang terpilih diharapkan mampu mengharumkan nama Jawa Barat hingga ke tingkat nasional. Ia juga mendorong semakin banyak anak di Kabupaten Bogor untuk berani tampil dan meraih prestasi.

“Kami berharap generasi muda terus berkembang dan percaya diri menunjukkan kemampuannya. Ini menjadi langkah awal menuju prestasi yang lebih besar,” tambahnya.

Ketua Yayasan Romasenta Art Gallery, Febiola, menjelaskan bahwa program ini menyasar anak usia 10 hingga 15 tahun yang memiliki minat pada literasi. Para peserta nantinya akan dibina agar mampu menjadi agen perubahan dalam mengkampanyekan budaya membaca.

“Program ini hadir sebagai respons terhadap kondisi literasi yang masih perlu ditingkatkan. Kami ingin melahirkan generasi yang mampu menginspirasi lingkungan sekitarnya,” jelasnya.

Ia juga berharap dukungan dari Pemerintah Kabupaten Bogor dapat terus berlanjut untuk pengembangan program ini. Menurutnya, kolaborasi yang kuat akan memperluas dampak positif bagi dunia literasi.

“Dukungan berkelanjutan sangat dibutuhkan agar kegiatan ini terus berkembang. Dengan begitu, semakin banyak anak yang mendapatkan manfaatnya,” katanya.

Duta Pustaka Dewasa Jawa Barat 2025, Frida, menilai kegiatan ini penting dalam membentuk karakter anak sejak dini. Ia menyebut ajang tersebut mampu melatih kepercayaan diri sekaligus memperluas wawasan peserta.

“Sejak kecil mereka dilatih untuk percaya diri dan berkontribusi dalam meningkatkan literasi. Hal ini sangat positif bagi masa depan generasi muda,” ungkapnya.

Hal senada disampaikan Duta Pustaka Cilik Jawa Barat 2025, Kinativa, yang mengapresiasi keberlanjutan program tersebut. Ia berharap kegiatan ini terus ditingkatkan agar mampu menjaring lebih banyak generasi muda berbakat.

“Evaluasi yang berkelanjutan akan meningkatkan kualitas kegiatan. Ini juga membuka peluang lebih luas bagi anak-anak untuk berkembang di bidang literasi,” ujarnya.

Dengan dukungan berbagai pihak, ajang Duta Pustaka Cilik Jawa Barat 2026 diharapkan mampu melahirkan generasi berprestasi. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat memperkuat ekosistem literasi, khususnya di Kabupaten Bogor.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....