Ikan Sapu-Sapu Terdeteksi di Sungai Ciliwung Bogor
- 26 Apr 2026 18:57 WIB
- Bogor
Poin Utama
- Keberadaan ikan sapu-sapu di Sungai Ciliwung wilayah Kota Bogor mulai menjadi perhatian karena diduga berpotensi mengganggu ekosistem sungai, Minggu, 26 April 2026.
- Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim mengaku telah menerima laporan terkait temuan ikan sapu-sapu di sejumlah lokasi tersebut. “
RRI.CO.ID, Bogor - Keberadaan ikan sapu-sapu di Sungai Ciliwung wilayah Kota Bogor mulai menjadi perhatian karena diduga berpotensi mengganggu ekosistem sungai, Minggu, 26 April 2026. Sedikitnya, populasi ikan invasif tersebut terdeteksi di tiga titik, yakni kawasan Kedung Badak, Kedung Halang, dan sekitar Jembatan Yapis, Tanah Sareal.
Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim mengaku telah menerima laporan terkait temuan ikan sapu-sapu di sejumlah lokasi tersebut.
“Kami mendapat informasi adanya beberapa titik di Sungai Ciliwung yang ditemukan cukup banyak ikan sapu-sapu dan ini perlu menjadi perhatian bersama,” ujarnya.
Menurut Dedie, keberadaan ikan sapu-sapu dikhawatirkan dapat menghambat pertumbuhan ikan lokal endemik Sungai Ciliwung. Pemerintah Kota Bogor berencana mempelajari pola hidup ikan tersebut, termasuk kemungkinan adanya faktor pencemaran lingkungan yang memicu perkembangan populasinya.
Ia menambahkan, langkah penanganan akan disusun setelah kajian lapangan dilakukan secara menyeluruh.
“Apakah perlu penangkapan secara masif atau ada persoalan kualitas lingkungan yang harus dibenahi, semuanya akan kami pelajari agar ikan asli sungai tetap terjaga,” katanya.
Aktivis Sungai Ciliwung, Suparno, menyebut populasi ikan sapu-sapu di kawasan Kota Bogor sejatinya belum terlalu besar. Menurutnya, debit air Sungai Ciliwung yang cukup deras membuat ikan tersebut tidak mudah mendominasi habitat tertentu.
Namun demikian, ia mengingatkan ikan sapu-sapu dapat berkembang pesat bila tersedia sumber makanan dari limbah rumah tangga yang dibuang ke sungai.
“Jika aliran sungai terus menerima limbah domestik, maka itu bisa menjadi rantai makanan yang membuat ikan sapu-sapu bertambah banyak,” ucapnya.
Masyarakat pun diimbau menjaga kebersihan sungai dengan tidak membuang sampah maupun limbah ke aliran air. Gerakan bersih lingkungan dan pelestarian alam dinilai menjadi langkah penting agar spesies invasif seperti ikan sapu-sapu tidak mengganggu keseimbangan ekosistem Sungai Ciliwung.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....