Komunitas Soroti Dampak Sosial Ekonomi Uji Coba Parkir di Surya Kencana

  • 21 Apr 2026 22:19 WIB
  •  Bogor

RRI.CO.ID, Bogor – Kebijakan uji coba pemindahan parkir ke sisi kanan di kawasan Jalan Surya Kencana, Kota Bogor menuai sorotan dari kalangan komunitas. Yayasan Al Jemini Study Club menilai kebijakan tersebut perlu dikaji lebih mendalam, terutama dari sisi sosial dan ekonomi masyarakat.

Dalam dialog Bogor Asta Cita RRI Bogor edisi Senin, 20 April 2026, Perwakilan Yayasan Al Gemenee Study Club, Robby Darwis mengatakan, penataan parkir tidak seharusnya hanya memindahkan posisi kendaraan, tetapi juga harus menyelesaikan akar persoalan yang ada. Menurutnya, kebijakan tersebut berpotensi menimbulkan persoalan baru jika tidak disertai kajian komprehensif.

“Pemindahan parkir dari kiri ke kanan ini terkesan hanya memindahkan masalah. Bukan mengentaskan persoalan utama yang terjadi di kawasan tersebut,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Surya Kencana bukan hanya sekadar jalur lalu lintas, tetapi juga merupakan kawasan budaya dan pusat aktivitas ekonomi masyarakat. Oleh karena itu, setiap kebijakan yang diterapkan perlu mempertimbangkan dampaknya terhadap pelaku usaha dan pengunjung.

“Kawasan ini adalah pusat kuliner dan ekonomi warga. Penataan tidak bisa hanya dilihat dari sisi lalu lintas, tetapi juga harus memperhatikan keberlangsungan usaha masyarakat,” katanya.

Roby menambahkan, perubahan pola parkir juga dapat memengaruhi perilaku pengunjung, termasuk akses menuju toko di sepanjang kawasan tersebut. Hal ini dikhawatirkan berdampak pada tingkat kunjungan dan aktivitas ekonomi.

“Akses ke toko bisa menjadi lebih jauh bagi pengunjung. Ini tentu akan berpengaruh terhadap kenyamanan dan potensi kunjungan,” ucapnya.

Selain itu, ia menilai perlu adanya dialog antara pemerintah, pedagang, dan komunitas dalam merumuskan kebijakan yang lebih tepat. Menurutnya, partisipasi masyarakat penting agar kebijakan yang diambil dapat diterima dan berjalan efektif.

“Kami mendorong adanya forum dialog antara pemerintah dan masyarakat. Dengan begitu, kebijakan yang diambil bisa lebih tepat sasaran,” ujarnya.

Dalam hal transportasi, Roby juga menyoroti potensi konflik antara angkutan kota dan layanan bus jika tidak diatur dengan baik. Ia menilai perlu adanya integrasi yang jelas agar kedua moda transportasi dapat berjalan berdampingan.

“Jangan sampai kebijakan ini justru membuat angkot dan bus saling bersaing. Harus ada integrasi, baik dari sisi rute maupun operasional,” katanya.

Ia pun menyarankan adanya kajian akademis yang lebih mendalam sebelum kebijakan diterapkan secara permanen. Hal ini dinilai penting agar penataan kawasan Surya Kencana dapat berjalan optimal tanpa merugikan pihak tertentu.

“Perlu kajian yang lebih komprehensif agar kebijakan ini tidak menimbulkan dampak negatif di kemudian hari. Semua aspek harus dipertimbangkan secara matang,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....