Banjir Bandang Cigudeg Bogor Surut, Pemerintah Lakukan Evaluasi untuk Perbaikan
- 19 Apr 2026 14:52 WIB
- Bogor
RRI.CO.ID, Bogor - Banjir bandang yang melanda Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor mulai surut, Minggu 19 April 2026. Namun demikian masyarakt dihimbau untuk kewaspadaannya menghadapi cuaca ekstrim hujan deras yang terjadi pada malam hingga dini hari.
Banjir genangan yang terjadi di Desa Cintamanik, Argapura, Bangun Jaya, Rengasjajar, Tegalega dan Desa Batujajar itupun lebih dikarenakan kontur wilayah yang berada di dataran rendah. Disamping minimnya kawasan resapan dan kualitas drainase lingkungan setempat.
Camat Cigudeg, Ade Zufahmi mengatakan, Tidak ada korban luka terlebih jiwa dalam peristiwa tersebut hanya saja beberapa harta benda dan alat dan mesin usaha milik warga rusak akibat tergenang banjir.
"Dari hasil kajian tim di lapangan, ada 50 warga mengungsi, 25 rumah rusak berat dan 3 rumah rusak berat. Serta beberapa rumah lainnya terancam," jelas Ade Zulfahmi.

Hujan deras berjam-jam diwilayah itupun mengakibatkan enam desa dikepung banjir sejak pukul 18.00 WIB. Mengakibatkan TPT ambruk, 28 rumah rusak dan 50 keluarga harus mengungsi ke tempat lebih aman. Khusus untuk jembatan yang terputus berada di Desa Cintamanik merupakan jembatan pejalan kaki yang kondisinya sudah lapuk dan dibangun dari swadaya masyarakat.
Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi melakukan kunjungan kerja langsung ke lokasi banjir dan jembatan terputus di Desa Cintamanik Kecamatan Cigudeg Kabupaten Bogor. Ia pun memberikan apresiasi atas swadaya masyarakat membangun dan memperbaiki jembatan yang melintang diatas sungai Cipangaur.
"Kami apresiasi tokoh masyarakat , pemuda dan Desa gotong royong dan nanti akan dilakukan kajian dari UPT Dinas PUPR membuat kajian apa saja yang bisa diberikan bantuan untuk gotong royong masyarakat desa yang pernah membangun sejak 2008 , dan dari tinjauan di Tanjung Sari kami ke Cintamanik dan melihat masyarakat yang rumahnya berada di bantaran sungai jangan buang sampah di sungai karena aliran sungai ini digunakan untuk anak bermain dan mandi," jelas Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi.
Jembatan dengan Panjang 15 meter dan lebar 2,5 meter serta tinggi 4 meter dari permukaan sungai itupun akan rekonstruksi ulang dengan pendampingan dari UPT jalan dan Jembatan wilayah setempat serta alokasi penganggaran dari Bantuan keuangan Infrastruktur Desa sebesar 1,5 milyar rupiah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....