Disiplin Jemaah Jadi Kunci Keselamatan Haji di tengah Situasi Global
- 14 Apr 2026 11:09 WIB
- Bogor
RRI.CO.ID, Bogor – Di tengah dinamika geopolitik Timur Tengah, aspek kedisiplinan jemaah dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga keselamatan selama pelaksanaan ibadah haji. Selain faktor keamanan negara tujuan, perilaku jemaah di lapangan juga sangat menentukan.
Dalam dialog Bogor Pagi Ini edisi Senin, 13 April 2026, Ketua KBIHU An Nur, KH. Abdul Wadud, menegaskan bahwa jemaah harus patuh terhadap arahan petugas, terutama saat menjalani rangkaian ibadah yang padat. Koordinasi menjadi kunci agar pergerakan jemaah tetap tertib dan aman.
“Kunci keselamatan itu ada pada kepatuhan jemaah terhadap petugas. Kalau semua tertib, insyaAllah ibadah berjalan lancar,” ujarnya.
Ia menjelaskan, situasi di Tanah Suci seringkali sangat dinamis, terutama saat puncak haji di Armuzna. Oleh karena itu, jemaah diminta menahan diri, termasuk dalam menjalankan ibadah sunah yang berisiko.
“Jemaah harus bersabar dan tidak memaksakan diri. Jangan sampai karena ingin ibadah sunah, justru membahayakan diri sendiri,” katanya.
Menurutnya, jemaah yang tergabung dalam KBIHU cenderung lebih terarah karena memiliki pembimbing. Berbeda dengan jemaah mandiri yang seringkali kesulitan koordinasi saat menghadapi kendala di lapangan.
“Kalau di KBIHU, jemaah selalu berkoordinasi dengan pembimbing. Jadi tidak langsung mengambil keputusan sendiri,” ucapnya.
Untuk mendukung hal tersebut, pembinaan jemaah terus diperkuat melalui manasik dan pelatihan petugas. Termasuk pelatihan bagi ketua rombongan dan ketua regu agar mampu mengendalikan situasi di lapangan.
“Petugas sudah dibekali pelatihan khusus agar bisa mengarahkan jemaah dengan baik. Ini bagian dari mitigasi risiko,” ujarnya.
Ia berharap seluruh jemaah dapat menjaga sikap, mengikuti aturan, dan tidak panik menghadapi situasi global. Dengan demikian, ibadah haji dapat berjalan dengan aman dan khusyuk.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....