Wali Kota Bogor Menghadiri Lebaran Golok, Upaya Dorong Warisan Budaya ke UNESCO

  • 13 Apr 2026 06:50 WIB
  •  Bogor
Poin Utama
  • Acara yang mengusung tema “Golok Road to UNESCO” tersebut menampilkan beragam rangkaian kegiatan budaya.
  • Pemerintah Kota Bogor menyatakan dukungan terhadap inisiatif pengajuan golok ke tingkat internasional.

RRI.CO.ID, Jakarta - Wali Kota Bogor menghadiri kegiatan Lebaran Golok yang digelar di kawasan Setu Babakan, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Minggu, 12 April 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pelestarian budaya sekaligus penguatan identitas tradisional masyarakat.

Acara yang mengusung tema “Golok Road to UNESCO” tersebut menampilkan beragam rangkaian kegiatan budaya. Mulai dari pertunjukan seni, sarasehan budaya, atraksi bela diri, hingga peluncuran buku terkait sejarah dan nilai golok.

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menyampaikan apresiasi kepada komunitas pelestari budaya yang terus mendorong pengakuan golok sebagai warisan dunia. Ia menilai upaya tersebut penting untuk menjaga keberlanjutan nilai budaya di tengah perkembangan zaman.

“Golok bukan sekadar alat, melainkan bagian dari jati diri masyarakat yang memiliki akar sejarah panjang,” ujarnya. Minggu, 12 April 2026.

Ia menjelaskan bahwa dalam naskah kuno Sanghyang Siksa Kandang Karesian, golok telah disebut sebagai bagian dari kehidupan masyarakat sejak berabad-abad lalu. Hal ini menunjukkan bahwa tradisi tersebut memiliki nilai historis yang kuat dan terus diwariskan lintas generasi.

Lebih lanjut, ia menilai golok juga mengandung makna filosofis yang mendalam. Ketajamannya melambangkan kecerdasan berpikir, sementara bentuk dan ukirannya mencerminkan nilai estetika serta keluhuran budi masyarakat Pasundan.

Pemerintah Kota Bogor menyatakan dukungan terhadap inisiatif pengajuan golok ke tingkat internasional. Melalui kolaborasi lintas daerah seperti Bogor, Jakarta, dan Banten, serta sinergi dengan berbagai pihak, diharapkan warisan budaya ini dapat memperoleh pengakuan global sekaligus mempererat hubungan antar komunitas pelestari budaya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....