Grand Launching UIB, Perkuat Akses Pendidikan Inklusif
- 12 Apr 2026 14:02 WIB
- Bogor
RRI.CO.ID, Bogor - Universitas Islam Bogor (UIB) resmi melakukan grand launching pada Sabtu, 11 April 2026 sebagai bagian dari penguatan peran pendidikan tinggi di Kabupaten Bogor. Momentum ini menandai transformasi kelembagaan dari basis pesantren menuju universitas yang lebih terbuka dan multidisiplin. UIB hadir dengan menggabungkan nilai keislaman dan pengembangan ilmu pengetahuan modern.
Rektor UIB, Dr. H. Syamsul Rizal, M.Pd.I, menyampaikan bahwa universitas ini ke depan akan semakin terbuka bagi seluruh kalangan. Tidak hanya masyarakat Bogor, tetapi juga mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia dengan latar belakang yang beragam.
“Ke depan kita akan lebih terbuka untuk semua, tidak hanya satu golongan atau wilayah tertentu. Program studi yang dibuka juga tidak hanya agama, tetapi sudah masuk ke bidang sains dan kesehatan,” ujarnya.
Menurutnya, grand launching ini menjadi langkah awal dalam membangun peradaban baru melalui dunia pendidikan. UIB diharapkan mampu menjadi pusat pengembangan ilmu yang inklusif dan berdaya saing.
“Kita ingin menjangkau masyarakat lebih luas, tidak hanya Bogor, tetapi seluruh Indonesia. Harapannya, universitas ini bisa menjadi bagian dari peradaban baru di Bogor,” katanya.
Selain itu, UIB juga memperkuat komitmen dalam memberikan akses pendidikan melalui berbagai program beasiswa. Dukungan beasiswa tidak hanya berasal dari yayasan, tetapi juga dari pemerintah daerah hingga pemerintah pusat.
“Beasiswa tidak hanya untuk yang kurang mampu, tetapi juga bagi yang memiliki prestasi seperti tahfiz, kemampuan membaca kitab kuning, maupun keahlian lainnya,” ucapnya.
Sementara itu, Dewan Pembina Yayasan Pendidikan Ummul Quro Al Islami, Dr. K. H. Saiful Falah, menegaskan bahwa pengembangan universitas tetap berlandaskan nilai-nilai pesantren. Ia menyebut, hal tersebut menjadi fondasi utama dalam membangun karakter mahasiswa.
“Cikal bakal universitas ini adalah pesantren, sehingga nilai-nilai pesantren harus tetap dijaga. Kita akan terus istiqomah berpegang pada ajaran Ahlus Sunnah wal Jamaah,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara lembaga pendidikan dan pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Program pendidikan dinilai harus selaras dengan kebutuhan pembangunan daerah.
“Kita perlu kolaborasi dengan pemerintah daerah dan DPRD untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Program satu desa satu sarjana sangat baik untuk mendorong kemajuan daerah,” katanya.
Saiful Falah optimistis, program tersebut dapat berkembang lebih luas di masa depan. Bahkan, ia meyakini setiap desa mampu melahirkan lebih banyak sarjana sebagai bagian dari investasi pendidikan.
“Saya yakin bukan hanya satu, tapi bisa lima sarjana dalam satu desa. Bahkan satu keluarga satu sarjana, karena investasi terbaik adalah di bidang pendidikan,” ujarnya.
Grand launching Universitas Islam Bogor ini diharapkan menjadi tonggak awal dalam mencetak generasi unggul. Dengan memadukan nilai pesantren dan pengembangan sains, UIB optimistis mampu berkontribusi bagi kemajuan Bogor dan Indonesia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....