Bogor Siapkan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah untuk Atasi Persoalan Lingkungan
- 09 Apr 2026 11:38 WIB
- Bogor
RRI.CO.ID, Bogor – Pemerintah Kota Bogor menyiapkan pembangunan pembangkit listrik tenaga sampah sebagai solusi jangka panjang dalam pengelolaan lingkungan. Program ini menjadi salah satu prioritas dalam perencanaan pembangunan kota. Fasilitas tersebut ditargetkan mulai beroperasi pada tahun 2028.
Rencananya, Kota Bogor akan memiliki dua fasilitas pembangkit listrik tenaga sampah dengan kapasitas besar. Kehadiran fasilitas ini diharapkan mampu mengolah sampah menjadi energi sekaligus mengurangi volume sampah yang selama ini menjadi permasalahan. Program ini juga didukung oleh pemerintah provinsi.
“Ke depan tidak boleh ada lagi sampah yang tidak terkelola dengan baik. Pembangkit listrik tenaga sampah ini menjadi solusi agar sampah bisa dimanfaatkan menjadi energi. Kami ingin menjadikan persoalan sampah sebagai peluang untuk menghasilkan energi baru.” ujar Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, Rabu 8 April 2026.
Selain pembangunan fasilitas, Pemkot juga mendorong pengelolaan sampah dari tingkat rumah tangga. Salah satu upaya yang dilakukan adalah pemanfaatan maggot untuk mengolah sampah organik. Program ini akan diterapkan di setiap kelurahan sebagai langkah awal pengurangan sampah.
Dedie menegaskan bahwa keberhasilan program ini membutuhkan dukungan masyarakat. Ia meminta peran aktif lurah dan camat dalam mengedukasi warga terkait pentingnya pengelolaan sampah. Kesadaran kolektif dinilai menjadi kunci keberhasilan program lingkungan.
“Pengelolaan sampah tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Perlu keterlibatan masyarakat agar program ini berjalan maksimal. Kami berharap semua pihak dapat berpartisipasi dalam menjaga lingkungan.” katanya.
Dengan adanya pembangkit listrik tenaga sampah, Pemkot Bogor optimistis dapat menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan berkelanjutan. Program ini juga menjadi langkah inovatif dalam menghadapi tantangan perkotaan. Ke depan, Bogor diharapkan menjadi kota yang lebih ramah lingkungan dan mandiri energi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....