Dinsos Kabupaten Bogor Intensifkan Penanganan Anak Jalanan dan Fokus Penertiban

  • 08 Apr 2026 14:08 WIB
  •  Bogor

RRI.CO.ID, Bogor - Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Dinas Sosial (Dinsos) memfokus penanganan anak jalanan (anjal) dengan pendekatan terpadu. Penanganan tersebut meliputi penertiban di lapangan , peminaan hingga pemulangan kepada keluarga.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bogor, Farid Maruf, menjelaskan penanganan anak jalanan dilakukan dalam dua tahapan yang melibatkan koordinasi lintas instansi. Tahap pertama dilakukan melalui penertiban di lapangan bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Anak-anak yang terjaring kemudian dibawa ke lokasi penampungan sementara, baik di markas Satpol PP maupun fasilitas milik Dinsos.

“Untuk penanganan anak jalanan, ada dua tahapan yang kami lakukan. Pertama, penanganan di lapangan dengan berkoordinasi bersama Satpol PP untuk penertiban,” ujar Farid, Selasa 7 April 2026.

Setelah penertiban, Dinsos melakukan asesmen terhadap anak-anak tersebut. Proses ini mencakup pelacakan identitas dan latar belakang untuk mengetahui asal-usul mereka.

“Setiap anak yang terjaring akan kami lakukan tracking untuk mengetahui asal-usulnya. Jika sudah diketahui keberadaan keluarganya, kami akan berkomunikasi untuk proses pemulangan,” jelasnya.

Farid mengungkapkan bahwa sebagian besar anak jalanan yang terjaring di wilayah Kabupaten Bogor berasal dari luar daerah. Namun demikian, jumlahnya bersifat fluktuatif.

“Banyak yang berasal dari luar Bogor, dan datanya fluktuatif,” tambahnya.

Bagi anak jalanan yang berasal dari Kabupaten Bogor, Dinsos telah menyiapkan program pembinaan melalui kerja sama dengan berbagai mitra.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....