Lima Jenis Kanker Paling Banyak di Bogor, Pola Hidup Jadi Faktor Risiko Utama
- 07 Apr 2026 22:33 WIB
- Bogor
RRI.CO.ID, Bogor – Dinas Kesehatan Kota Bogor mengungkap lima jenis kanker yang paling banyak diderita masyarakat. Temuan ini menjadi dasar dalam menentukan strategi pencegahan dan pengendalian kanker di daerah.
Dalam dialog Bogor Pagi Ini edisi Selasa, 7 April 2026, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Bogor, Bai Kusnadi mengungkapkan data tahun 2025, kanker payudara menjadi jenis kanker dengan jumlah kasus tertinggi. Total kasus kanker payudara mencapai 761 kasus dan mendominasi pada kelompok perempuan.
Selain itu, jenis kanker lainnya yang masuk dalam lima besar adalah Kanker Rahim mencapai 120 kasus, Kanker Kolon dan Rektum sebanyak 106 kasus, Kanker prostat dengan jumlah 82 kasus, serta kanker paru tercatat sebanyak 81 kasus di Kota Bogor.
Ia juga menjelaskan bahwa pola hidup masyarakat menjadi faktor utama peningkatan kasus kanker. Ia menekankan pentingnya perubahan perilaku.
“Peningkatan kasus kanker sangat dipengaruhi oleh perubahan pola hidup masyarakat. Konsumsi makanan tidak sehat dan kurangnya aktivitas fisik menjadi faktor utama,” ujarnya.
Ia menyebutkan bahwa kebiasaan konsumsi makanan tinggi lemak dan rendah serat turut berkontribusi. Selain itu, pola hidup sedentari atau kurang gerak semakin memperburuk kondisi.
“Banyak masyarakat yang masih kurang aktivitas fisik. Padahal olahraga rutin sangat penting untuk menekan risiko penyakit tidak menular termasuk kanker,” katanya.
Selain faktor gaya hidup, paparan lingkungan juga menjadi pemicu kanker. Polusi udara dan zat kimia berbahaya dapat meningkatkan risiko terjadinya kanker.
“Faktor lingkungan seperti polusi dan paparan zat berbahaya juga tidak bisa diabaikan. Ini menjadi tantangan dalam upaya pengendalian kanker,” ucapnya.
Ia juga menyoroti rendahnya kesadaran masyarakat terhadap deteksi dini. Banyak pasien baru memeriksakan diri ketika kondisi sudah memasuki stadium lanjut.
Dinas Kesehatan Kota Bogor terus mendorong edukasi kepada masyarakat. Kampanye hidup sehat dan deteksi dini dilakukan secara berkelanjutan melalui berbagai program.
Masyarakat diharapkan mulai menerapkan pola hidup sehat sejak dini. Upaya sederhana seperti menjaga pola makan dan rutin berolahraga dapat membantu menurunkan risiko kanker.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....