Pemkot Bogor Dorong Partisipasi Warga Jaga Kebersihan
- 07 Apr 2026 20:52 WIB
- Bogor
Poin Utama
- Pemerintah Kota Bogor kembali menggelar kegiatan korve bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah sebagai upaya menjaga kebersihan dan ketertiban kota.
- menemukan tempat pembuangan sampah liar di sekitar kawasan RS Hermina dan Harmoni Yasmin.
RRI.CO.ID, Bogor — Pemerintah Kota Bogor kembali menggelar kegiatan korve bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah sebagai upaya menjaga kebersihan dan ketertiban kota. Aksi bersih-bersih tersebut dilaksanakan di sepanjang Jalan KH Abdullah bin Nuh, Kelurahan Curug Mekar, Kecamatan Bogor Barat, Selasa 7 April 2026.
Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah berkelanjutan untuk mewujudkan Kota Bogor yang nyaman dan tertata. Selain membersihkan sampah, petugas juga melakukan penertiban bangunan liar yang berada di sepanjang jalur tersebut.
Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk konsistensi pemerintah dalam menjaga kebersihan lingkungan. Menurutnya, upaya ini dilakukan agar kota tetap tertib, bersih, dan indah.
“Ini merupakan bentuk konsistensi pemerintah untuk terus menjaga kota yang kita cintai agar lebih tertib, lebih bersih, lebih indah, dan lebih asri sesuai dengan amanat serta arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto,” ujar Jenal Mutaqin.
Korve dimulai dari Kantor Pengadilan Agama hingga Simpang Cijahe dengan melibatkan berbagai unsur. Selain pengangkutan sampah, kegiatan juga difokuskan pada pembenahan saluran drainase yang ditemukan tertutup oleh sampah.
Jenal Mutaqin menjelaskan, kondisi drainase yang tersumbat diduga menjadi salah satu penyebab terjadinya genangan air di kawasan tersebut. Sampah yang menumpuk disebut berasal dari aktivitas pedagang kaki lima maupun oknum yang tidak bertanggung jawab.
“Di lapangan ditemukan saluran drainase yang tertutup sampah, yang diduga berasal dari aktivitas PKL maupun oknum yang tidak bertanggung jawab,” katanya.
Dalam kegiatan tersebut, petugas juga menemukan tempat pembuangan sampah liar di sekitar kawasan RS Hermina dan Harmoni Yasmin. Selain itu, sejumlah trotoar terlihat mengalami kerusakan sehingga memerlukan penataan lebih lanjut.
“Dari kegiatan ini terlihat bahwa penataan kota tidak bisa hanya bersifat preventif atau seremonial. Yang terpenting adalah tindak lanjut serta partisipasi publik dalam menjaga dan merawat kota,” ungkapnya.
Ia pun mengajak masyarakat untuk turut menjaga kebersihan dan ketertiban lingkungan secara berkelanjutan. Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan warga menjadi kunci dalam menciptakan Kota Bogor yang lebih tertata.
“Ini adalah bentuk sinergi dan kolaborasi yang harus terus kita pertahankan. Kita harus konsisten mengedukasi masyarakat bahwa hal yang salah tidak boleh dibiarkan,” tutupnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....