Kronologis Macan Tutul Terjerat di Tugu Selatan Puncak Bogor
- 06 Apr 2026 10:47 WIB
- Bogor
RRI.CO.ID, Bogor - Warga Kampung Gunung Mas, Desa Tugu Selatan, Kabupaten Bogor, dihebohkan dengan kemunculan macan tutul yang terjerat di dekat area permukiman. Petugas gabungan pun datang ke lokasi untuk mengevakuasi macan tersebut dan memastikan kondisi satwa dan proses evakuasi berjalan aman, baik bagi warga maupun hewan yang terjerat, Jumat 3 April 2026.
Kronologis kejadian macan tutul sampai terkena jerat, bermula pada malam hari, Kamis 2 April 2026 di Kampung Gunungmas RT 02/02 Desa Tugu Selatan, pada pukul 21:25 WIB. Keterangan warga setempat bernama Hadi, mengungkapkan malam itu mendengar suara mencurigakan di bagian dapur. Setelah diperiksa ternyata asbes dapur pecah, dan nampak seekor macan tutul terperosok.
"Kemungkinan Macan tutul itu mengejar ayam peliharaan. Melihat saya sedang mengecek dapur, macan tutul itu pun kabur keluar rumah. Kemudian saya melaporkan kejadian itu kepada Ketua RT. Malam itu juga Ketua RT dan warga melakukan ronda," kata Hadi.
Kepala Dusun 1 Desa Tugu Selatan, Sumarna Sulaeman membenarkan adanya laporan kejadian itu. Ia mengatakan dirinya mendapatkan laporan dari warga pada malam hari dan langsung mengecek esok paginya.
"Pada malam itu warga ada yang memergoki macan tutul terperosok di dapur rumahnya. Itu di laporkan juga ke saya sebagai Kadus 1 Wilayah Gunungmas. Kemudian saya cek di pagi harinya jam 06:00 ternyata benar ada bekas jejak macan di kandang ayam," tuturnya.

Kemudian, Sumarna menjelaskan telah memberikan instruksi ke warga dan RT setempat untuk memasang jerat dari tali di sekitaran kandang ayam.
"Karena saya kira macan itu akan turun lagi di malam hari, jadi saya perintahkan bikin jerat. Malam jumatnya sekira pukul 23 .00 WIB terdengar suara auman macan tutul. Lantaran yang punya rumah takut untuk melihatnya maka di putuskan pagi harinya untuk di liat ke kandang ayam tersebut," jelasnya.
Pagi harinya, lanjut Kadus menjelaskan, ternyata ada seekor macan tutul yang terjerat. Kemudian warga melaporkan ke Kadus 1, dan setelah datang ke lokasi ternyata benar yang kena jerat adalah seekor macan tutul.
"Saya langsung menelpon pihak BKSDA untuk di amankan, dan di laporkan juga kejadian itu ke pimpinan agrowisata/PTPN Gunungmas, ke pihak Desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas Tugu Selatan, dan saya juga menelpon pihak Taman Safari Indonesia,” lanjut Sumarna.
Setelah menunggu beberapa waktu, team BKSDA pun datang bersama dokter hewan, paramedik, dan aparat Seluruh proses evakuasi oleh team secara terkordinir dengan baik, macan tutul itu di bius kemudian di bawa ke penangkaran hewan untuk di observasi dan di pantau team medis secara intensif.
"Pada saat saya pantau di penangkaran, kondisi macan tutul tersebut dalam keadaan stabil. Yang saya ketahui selanjutnya, petugas juga melaksanakan kordinasi lanjutan bersama Direktorat konservasi keanekaragaman hayati (KKH) dan TNGP sesuai dengan kewenangan masing-masing.,” tutup Kadus Sumarna.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....