Dharma Shanti Bogor, Simbol Kebersamaan dan Keberagaman

  • 05 Apr 2026 18:08 WIB
  •  Bogor
Poin Utama
  • Perayaan Dharma Shanti di Plaza Balai Kota Bogor menampilkan beragam pertunjukan seni budaya yang mencerminkan harmoni dan keberagaman masyarakat.
  • Ini adalah Kota Bogor, kota yang penuh toleransi

RRI.CO.ID, Bogor – Perayaan Dharma Shanti di Plaza Balai Kota Bogor menampilkan beragam pertunjukan seni budaya yang mencerminkan harmoni dan keberagaman masyarakat. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian puncak Hari Raya Nyepi bagi umat Hindu sekaligus ajang mempererat kebersamaan lintas agama.

Dharma Shanti dimaknai sebagai momentum silaturahmi, saling memaafkan, serta memperkuat kerukunan antarumat beragama. Kehadiran berbagai elemen masyarakat menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga toleransi di Kota Bogor.

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan representasi komitmen pemerintah daerah dalam merawat keberagaman. Ia menilai kebersamaan yang terbangun menjadi bagian penting dari identitas Kota Bogor sebagai kota toleran.

“Ini adalah Kota Bogor, kota yang penuh toleransi. Masyarakat bisa melaksanakan kegiatan dan berkumpul bersama keluarga. Hari ini menjadi bagian dari sejarah Kota Bogor. Mudah-mudahan ke depan kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan,” ujarnya, Sabtu, 4 April 2026.

Dedie juga mengapresiasi panitia serta tamu undangan dari berbagai unsur, mulai dari tokoh lintas agama, Forum Kerukunan Umat Beragama Kota Bogor, hingga masyarakat umum. Menurutnya, seluruh pihak hadir dalam semangat kolaborasi untuk memperkuat persatuan.

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu Kementerian Agama, I Nengah Duija, mengapresiasi Pemerintah Kota Bogor yang telah memfasilitasi kegiatan tersebut. Ia menyebut Dharma Shanti di Balai Kota menjadi catatan penting karena baru pertama kali digelar di lokasi bersejarah tersebut.

Ketua PHDI Kota Bogor, I Wayan Gemuh Kertaraharja, menambahkan bahwa kegiatan ini memperlihatkan semangat kebersamaan dalam keberagaman. Ia menyebut sekitar 420 kepala keluarga hadir sebagai bentuk dukungan terhadap upaya memperkuat toleransi dan menjadikan Balai Kota sebagai rumah bagi semua agama di Kota Bogor.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....