Pemkab Bogor Bentuk Satgas Terpadu, Perkuat Pemberantasan Narkoba hingga Desa

  • 03 Apr 2026 07:46 WIB
  •  Bogor

RRI.CO.ID, Bogor – Pemerintah Kabupaten Bogor menegaskan komitmen tegas dalam memerangi narkotika dan obat-obatan terlarang melalui langkah kolaboratif bersama berbagai pihak. Upaya ini dilakukan tanpa kompromi dengan melibatkan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Bogor serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Komitmen tersebut diwujudkan melalui pembentukan Satuan Tugas terpadu yang akan bergerak secara masif hingga ke tingkat kecamatan, desa, dan kelurahan. Kesepakatan ini dihasilkan dalam rapat koordinasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) yang berlangsung di Pendopo Bupati, Kamis, 2 April 2026.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi menjaga masa depan daerah, khususnya dalam melindungi generasi muda dari ancaman narkoba dan penyalahgunaan obat berbahaya. Pemerintah daerah menilai permasalahan ini harus ditangani secara serius dan berkelanjutan.

“Tidak ada ruang bagi narkoba di Kabupaten Bogor dan kita bergerak bersama secara serentak dari tingkat kabupaten hingga desa untuk memberantas hingga ke akar. Ini adalah komitmen bersama demi menyelamatkan generasi muda dari ancaman yang merusak masa depan,” tegas Bupati Bogor, Rudy Susmanto.

Sinergi lintas sektor menjadi kunci utama dalam upaya tersebut. Pemerintah Kabupaten Bogor bersama aparat penegak hukum, Forkopimda, dan BNN memperkuat langkah pencegahan sekaligus penindakan di lapangan secara terintegrasi.

“Kami siap bekerja maksimal bersama seluruh unsur terkait dan pemberantasan akan dilakukan secara terukur hingga menyentuh lapisan terbawah masyarakat. Langkah ini diharapkan mampu mewujudkan Kabupaten Bogor yang bersih dari narkoba,” ujar Kepala BNN Kabupaten Bogor, Kombes Pol. Anggun Cahyono, S.I.K.

Selain itu, keterlibatan berbagai elemen masyarakat seperti pemuda, dunia pendidikan, tenaga kesehatan, hingga tokoh keagamaan juga diperkuat. Mereka diharapkan menjadi garda terdepan dalam upaya pencegahan di lingkungan masing-masing.

Pemerintah juga mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam memutus rantai peredaran narkoba. Warga diminta tidak ragu melaporkan jika menemukan indikasi penyalahgunaan maupun peredaran barang terlarang tersebut.

“Laporkan jika ada indikasi peredaran narkoba dan identitas pelapor akan kami jaga dengan aman. Ini merupakan perjuangan bersama untuk melindungi keluarga serta masa depan anak-anak kita,” kata Bupati Bogor.

Sementara itu, Kepala Balai POM di Bogor, Jeffeta Pradeko Putra, mengingatkan bahwa peredaran obat ilegal juga menjadi ancaman serius bagi masyarakat. Penyalahgunaan obat tertentu dinilai dapat berdampak luas terhadap keselamatan, terutama bagi generasi muda.

“Peredaran obat ilegal sudah sangat mengkhawatirkan dan menjadi ancaman nyata bagi keselamatan masyarakat. Kami terus mendorong penguatan regulasi serta kerja sama lintas instansi agar pengawasan berjalan optimal,” ungkap Jeffeta.

Dengan kolaborasi yang kuat antara Pemerintah Kabupaten Bogor, Forkopimda, BNN, dan Balai POM, upaya pemberantasan narkoba kini dilakukan secara lebih terpadu. Gerakan ini diharapkan mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat hingga tingkat paling bawah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....