Kebijakan Pasar dan Pasokan Jadi Kunci Pengendalian Inflasi di Kota Bogor

  • 30 Mar 2026 20:13 WIB
  •  Bogor

RRI.CO.ID, Bogor – Kebijakan pengelolaan pasar dan distribusi pasokan dinilai menjadi faktor penting dalam pengendalian inflasi di Kota Bogor. Pemerintah daerah diharapkan mampu menjaga keseimbangan harga agar tetap terjangkau bagi masyarakat. Hal ini disampaikan Direktur Lembaga Kajian Masyarakat (LEKAT), Abdul Fatah, dalam dialog Bogor Pagi ini edisi Senin, 30 Maret 2026.

Menurutnya, salah satu tantangan utama adalah pengelolaan pasar yang melibatkan pihak swasta. Biaya sewa kios yang tinggi dapat berdampak pada kenaikan harga barang di tingkat pedagang. Kondisi ini berpotensi membuat harga di pasar menjadi lebih mahal dibandingkan tempat lain.

“Kalau biaya sewa kios mahal, pedagang pasti menaikkan harga jual. Ini yang kemudian berdampak pada mahalnya harga di pasar. Akhirnya masyarakat bisa beralih ke tempat lain yang lebih murah.” ujarnya.

Ia menilai kebijakan pemindahan pasar dan pengelolaan oleh swasta perlu diawasi secara ketat. Jika tidak dikendalikan, hal ini dapat memicu inflasi baru. Bahkan, pasar tradisional berpotensi ditinggalkan jika harga tidak kompetitif.

“Pasar itu harusnya jadi tempat yang lebih murah dibandingkan tempat lain. Kalau justru lebih mahal, masyarakat akan meninggalkan pasar. Ini bisa berdampak pada menurunnya aktivitas ekonomi di pasar tradisional.” katanya.

Selain itu, Abdul Fatah menekankan pentingnya kerja sama antar daerah dalam menjaga pasokan pangan. Kota Bogor yang tidak memiliki produksi pangan harus bergantung pada daerah lain. Oleh karena itu, kolaborasi menjadi kunci untuk menjaga stabilitas harga.

“Bogor tidak memproduksi banyak kebutuhan pokok, jadi harus kerja sama dengan daerah lain. Pasokan harus dijamin agar harga tetap stabil. Kalau suplai terjaga, maka inflasi juga bisa dikendalikan.” ujarnya.

Ia juga menyoroti pentingnya data kebutuhan pangan sebagai dasar kebijakan. Pemerintah daerah perlu mengetahui jumlah kebutuhan dan sumber pasokan secara jelas. Hal ini penting untuk menghindari kekurangan barang di pasar.

“Pemerintah harus punya data yang jelas soal kebutuhan dan pasokan. Dari situ bisa dibuat kebijakan yang tepat. Kalau semua terpantau, maka harga bisa lebih mudah dikendalikan.” ucapnya.

Dengan langkah yang tepat, inflasi di Kota Bogor diyakini dapat tetap berada dalam rentang aman. Sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan daerah pemasok menjadi faktor penting. Stabilitas harga diharapkan dapat terus terjaga demi kesejahteraan masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....