Walikota Bogor Larang Keras Masyarakat Belanja di Lapak PKL Eks Pasar Bogor

  • 26 Mar 2026 10:47 WIB
  •  Bogor
Poin Utama
  • Pemerintah Kota Bogor mengimbau masyarakat untuk tidak berbelanja di lapak pedagang kaki lima di kawasan eks Pasar Bogor.
  • Pemerintah Kota Bogor berharap masyarakat mendukung program penataan dengan berbelanja di pasar resmi.

RRI.CO.ID, Bogor – Pemerintah Kota Bogor mengimbau masyarakat untuk tidak berbelanja di lapak pedagang kaki lima di kawasan eks Pasar Bogor. Imbauan tersebut berlaku di sejumlah ruas seperti Jalan Roda, Pedati, Bata, dan Lawang Seketeng yang saat ini tengah ditata ulang.

Langkah penertiban ini dilakukan sebagai bagian dari penataan kawasan eks Pasar Bogor dan Plaza Bogor. Pemerintah daerah berupaya menciptakan lingkungan perdagangan yang lebih tertib, nyaman, dan aman bagi masyarakat.

Wali Kota Bogor, Dedie Rachim, meminta masyarakat berbelanja di lokasi resmi yang telah disiapkan pemerintah.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak berbelanja di lapak PKL di kawasan Jalan Roda, Pedati, Bata, dan Lawang Seketeng, serta beralih ke pasar resmi yang telah disediakan,” ujarnya, Rabu, 25 Maret 2026.

Sebagai langkah relokasi, pemerintah telah menyiapkan Pasar Jambu Dua dan Pasar Gembrong Sukasari. Kedua pasar tersebut telah beroperasi dan disiapkan untuk menampung pedagang dari kawasan yang ditertibkan.

Pemerintah juga melakukan sosialisasi kepada pelaku distribusi, khususnya angkutan komoditas sayur dan buah dari luar daerah. Distribusi diarahkan menuju pasar resmi agar suplai tidak lagi masuk ke lapak PKL di kawasan eks Pasar Bogor.

“Penataan tidak hanya dilakukan pada lapak, tetapi juga pada sistem distribusi agar aktivitas perdagangan terpusat di lokasi resmi,” kata Dedie.

Ia menambahkan langkah tersebut bertujuan mencegah munculnya kembali lapak liar. Pemerintah Kota Bogor berharap masyarakat mendukung program penataan dengan berbelanja di pasar resmi. Dukungan tersebut dinilai penting untuk menciptakan kawasan perdagangan yang lebih tertib dan nyaman bagi semua pihak.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....