Ketua DPRD Kota Bogor Ajak Warga Jaga Spirit Ramadhan saat Idul Fitri
- 21 Mar 2026 12:25 WIB
- Bogor
RRI.CO.ID, Bogor – Ribuan umat Muslim melaksanakan sholat Idul Fitri 1447 Hijriah di Taman Heulang, Tanah Sareal, Kota Bogor, Sabtu, 21 Maret 2026. Suasana khidmat terasa di tengah lantunan takbir yang mengiringi hari kemenangan.
Pada pelaksanaan tersebut, Ketua DPRD Kota Bogor, Dr. Adityawarman Adil, bertindak sebagai khotib. Ia menyampaikan khutbah bertema “Meneruskan Spirit Ramadhan: Menuju Kehidupan yang Lebih Baik” di hadapan para jamaah.
Dalam khutbahnya, Adityawarman mengajak masyarakat menjadikan Idul Fitri sebagai momentum memperbaiki kualitas diri. Ia juga menekankan pentingnya menjaga kepedulian sosial setelah menjalani ibadah Ramadhan.
“Ramadhan bukan hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi menjadi proses pendidikan diri untuk mencapai ketakwaan. Nilai-nilai tersebut harus terus dijaga dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa ibadah puasa memiliki dua dimensi, yakni hubungan dengan Allah SWT dan hubungan dengan sesama manusia. Kedua aspek tersebut dinilai penting untuk menciptakan keseimbangan dalam kehidupan.
“Ibadah puasa melatih kita untuk merasa selalu diawasi oleh Allah. Kesadaran ini akan membantu kita menahan diri dari perbuatan yang tidak bermanfaat,” katanya.
Menurutnya, pengawasan Allah jauh melampaui teknologi modern yang ada saat ini. Hal tersebut menjadi pengingat agar setiap individu senantiasa menjaga sikap dan perilaku.
“Pengawasan Allah lebih ketat dibandingkan CCTV yang ada di ruang publik. Karena itu, kita harus menjaga diri dalam setiap tindakan,” tegasnya.
Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya kepedulian sosial sebagai bagian dari nilai Ramadhan. Rasa lapar yang dirasakan selama berpuasa diharapkan dapat menumbuhkan empati terhadap masyarakat yang membutuhkan.
“Kepekaan sosial harus terus dijaga, terutama dalam membantu warga kurang mampu. Semangat berbagi tidak boleh berhenti setelah Ramadhan berakhir,” tuturnya.
Adityawarman juga mengingatkan pentingnya menjaga kedekatan dengan Al-Qur’an. Ia menyarankan masyarakat meluangkan waktu sekitar 8 hingga 12 menit setelah sholat fardhu untuk membaca Al-Qur’an secara rutin.
Di akhir khutbah, ia menegaskan bahwa ketakwaan menjadi kunci utama dalam menghadapi berbagai tantangan hidup. Ia juga mengajak masyarakat untuk terus berdoa dan berharap kepada Allah SWT.
“Kemuliaan manusia tidak terletak pada harta maupun jabatan, tetapi pada ketakwaannya. Dengan ketakwaan, Allah akan memberikan jalan keluar dari setiap kesulitan,” jelasnya.
Ia pun menutup khutbah dengan doa untuk keberkahan Kota Bogor serta keselamatan masyarakat. Ia berharap nilai-nilai Ramadhan dapat terus terjaga dalam kehidupan sehari-hari.
“Semoga Allah menerima seluruh amal ibadah Ramadhan kita dan menjadikan kita pribadi yang bertakwa. Harapan ini untuk kebaikan masyarakat Kota Bogor hingga Indonesia,” pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....