Dishub Kabupaten Bogor Antisipasi Lonjakan Arus Mudik Lebaran 2026

  • 18 Mar 2026 07:24 WIB
  •  Bogor

RRI.CO.ID, Bogor – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor mulai melakukan berbagai persiapan guna mengantisipasi peningkatan arus mudik Lebaran 1447 Hijriah. Seiring dengan semakin dekatnya hari raya, mobilitas masyarakat diprediksi akan terus meningkat.

Kepala Bidang Lalu Lintas Angkutan Jalan Kabupaten Bogor, Dadang Kosasih mengatakan, kondisi lalu lintas saat ini masih relatif terkendali. Namun, peningkatan volume kendaraan mulai terlihat di sejumlah titik dalam beberapa hari terakhir.

“Secara keseluruhan kondisi lalu lintas masih terkendali, namun sudah mulai terlihat peningkatan pergerakan kendaraan di beberapa wilayah. Peningkatan ini terjadi secara bertahap menjelang arus mudik,” ujarnya dalam dialog Asta Cita Bogor Pagi Ini edisi Selasa, 17 Maret 2026.

Ia menjelaskan, lonjakan kendaraan terpantau di kawasan Puncak, Bogor Barat, dan Bogor Timur. Data pemantauan menunjukkan ribuan kendaraan mulai melintasi jalur tersebut, terutama sepeda motor dan mobil pribadi.

“Pergerakan kendaraan dalam empat hari terakhir menunjukkan peningkatan, khususnya di jalur Puncak dan wilayah lainnya. Ini menjadi indikasi awal arus mudik mulai berjalan,” katanya.

Sejumlah titik rawan kepadatan di Kabupaten Bogor di antaranya jalur Puncak, ruas Laladon hingga Leuwiliang, serta jalur Cibubur menuju Cileungsi. Masyarakat diimbau untuk memanfaatkan jalur alternatif guna menghindari kemacetan.

Untuk mengantisipasi puncak arus mudik, Dishub Kabupaten Bogor menyiapkan Posko Angkutan Lebaran yang akan beroperasi selama 15 hari. Posko tersebut dimulai dari H-7 hingga H+8 Lebaran dan dilengkapi tujuh titik pengamanan strategis.

“Kami menyiapkan posko angkutan Lebaran serta menempatkan ratusan personel di lapangan. Selain itu, perlengkapan pendukung seperti rambu dan pembatas jalan juga disiapkan untuk kelancaran lalu lintas,” ucapnya.

Sebanyak 300 personel dikerahkan untuk mendukung pengaturan lalu lintas, termasuk kendaraan operasional dan mobil derek. Dishub juga menyiapkan rekayasa lalu lintas seperti sistem satu arah di kawasan Puncak dan pengalihan arus ke jalur alternatif.

Dadang mengimbau masyarakat agar mempersiapkan perjalanan dengan baik, termasuk memastikan kondisi kendaraan dan kesehatan fisik. Selain itu, pemudik diminta untuk mematuhi rambu lalu lintas serta arahan petugas di lapangan.

“Keselamatan adalah hal utama dalam perjalanan mudik. Pastikan kendaraan dalam kondisi baik dan patuhi semua aturan lalu lintas agar perjalanan aman dan nyaman,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....