Investor Tiongkok Garap Proyek PSEL Bogor Raya
- 13 Mar 2026 22:18 WIB
- Bogor
RRI.CO.ID, Bogor – Pemerintah Kota Bogor menerima kunjungan perwakilan Danantara bersama Badan Usaha Pelaksana Proyek (BUPP) terpilih untuk membahas perkembangan proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Bogor Raya. Pertemuan tersebut digelar dalam agenda pemaparan proyek yang bertujuan menghadirkan solusi pengelolaan sampah sekaligus menghasilkan energi listrik di wilayah Bogor Raya.
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menyampaikan bahwa melalui proses yang telah dilalui bersama Danantara, pemerintah daerah akhirnya mendapatkan mitra investasi untuk proyek tersebut. Investor yang dipilih adalah Zhejiang Weiming Environment Protection yang memiliki pengalaman di bidang pengelolaan limbah dan teknologi waste to energy.
“Alhamdulillah kesempatan hari ini antara Danantara dan Pemerintah Kota Bogor sudah mendapatkan satu mitra untuk berinvestasi di waste to energy project di Kota Bogor dan Kabupaten Bogor. Yang ditunjuk oleh Danantara adalah Zhejiang Weiming dari Tiongkok,” ujar Dedie Rachim, Keterangan itu disampaikan di Paseban Punta, Balai Kota Bogor, Kamis 12Maret 2026.
Ia menjelaskan, perusahaan tersebut direkomendasikan sebagai pelaksana proyek PSEL Bogor Raya yang akan bekerja sama dengan pemerintah daerah dan pihak terkait lainnya. Dalam waktu dekat seluruh pihak direncanakan melakukan penandatanganan kerja sama yang dijadwalkan berlangsung pada 6 April mendatang.
Dedie menilai proyek tersebut memiliki arti penting bagi Kota Bogor karena menjadi bagian dari program pengembangan teknologi pengolahan sampah berbasis energi. Selain itu, Bogor juga termasuk dalam kelompok kota yang masuk tahap awal pengembangan program waste to energy di Indonesia.
“Ini sebuah momentum sejarah bagi Kota Bogor, khususnya karena Kota Bogor masuk ke dalam salah satu dari tiga atau empat kota yang masuk ke dalam batch pertama dari program waste to energy,” kata Dedie Rachim.
Director Project and Stakeholder Management Danantara, Maulana Muhammad, menambahkan bahwa pemilihan mitra dilakukan melalui proses kajian yang berlangsung selama sekitar empat bulan. Dari proses tersebut akhirnya diputuskan bahwa Zhejiang Weiming akan bertindak sebagai operator sekaligus investor dalam proyek PSEL Bogor Raya.
“Ke depannya nanti akan kita mulai lakukan groundbreaking pada bulan Juli dan diharapkan bisa segera beroperasi pada akhir tahun 2027,” ujar Maulana.
Pernyataan itu disampaikan dalam agenda Project Overview PSEL Bogor Raya di Balai Kota Bogor, Kamis (12 Maret 2026). Sementara itu, Vice President Zhejiang Weiming Environment Protection, Xiang Yihao, mengaku pihaknya merasa terhormat dapat dilibatkan dalam proyek tersebut. Ia menegaskan komitmen perusahaan untuk mendukung pengolahan sampah yang ramah lingkungan dan memberikan manfaat bagi masyarakat Bogor melalui teknologi waste to energy.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....