Balita Jadi Korban Kebakaran Rumah di Babakan Sirna

  • 06 Mar 2026 09:14 WIB
  •  Bogor

RRI.CO.ID, Bogor – Korban kebakaran akibat kebocoran gas di Kampung Babakan Sirna menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dalam penggunaan tabung gas rumah tangga. Pemerintah Kota Bogor meminta warga lebih teliti memeriksa kondisi tabung, regulator, dan selang gas guna mencegah kejadian serupa.

Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis, 5 Maret 2026 sekitar pukul 20.00 WIB di Kampung Babakan Sirna, Kelurahan Tegallega, Kecamatan Bogor Tengah. Insiden kebakaran yang dipicu dugaan kebocoran gas itu mengakibatkan satu balita meninggal dunia dan sejumlah warga mengalami luka.

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menyampaikan rasa duka mendalam atas musibah yang menimpa keluarga korban. Ia berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan menghadapi peristiwa tersebut.

“Kami sangat berduka atas kejadian ini. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan. Peristiwa ini menjadi pengingat bagi kita semua agar lebih waspada dan memastikan kondisi tabung serta regulator gas aman digunakan,” ujar Dedie Rachim.

Selain menelan korban jiwa, kebakaran tersebut juga menyebabkan tiga rumah kontrakan di lokasi kejadian mengalami kerusakan. Dua orang warga yang mengalami luka bakar langsung mendapatkan penanganan medis dari petugas kesehatan.

Pemerintah Kota Bogor mengimbau masyarakat untuk rutin memeriksa kondisi tabung gas, selang, dan regulator sebelum digunakan. Jika tercium bau gas yang menyengat, warga diminta segera mematikan sumber api, membuka ventilasi rumah, serta tidak menyalakan peralatan listrik yang berpotensi memicu percikan.

Selain itu, warga juga diminta menggunakan perlengkapan gas yang memenuhi standar keamanan dan segera mengganti perangkat yang rusak. Pemerintah berharap kewaspadaan masyarakat dapat mencegah terulangnya kebakaran akibat kebocoran gas di lingkungan permukiman.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....