Fadli Zon Nilai CGM Perkuat Budaya dan Ekonomi
- 04 Mar 2026 08:28 WIB
- Bogor
RRI.CO.ID, Bogor — Puncak perayaan Bogor Street Festival Cap Go Meh 2026 pada Selasa, 3 Maret 2026, kembali digelar di Jalan Surya Kencana sebagai simbol perjumpaan lintas budaya di Kota Bogor. Festival ini dinilai menjadi wujud nyata harmoni masyarakat yang hidup berdampingan dalam keberagaman.
Sebagai ekspresi budaya tahunan, CGM tidak sekadar menampilkan atraksi seni, tetapi juga menghadirkan ruang dialog antarkomunitas. Tradisi Tionghoa berpadu dengan unsur lokal dan ragam budaya lain yang tumbuh bersama dalam dinamika kota.
Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyampaikan pandangannya saat menghadiri langsung perayaan tersebut. Ia menegaskan bahwa perbedaan seharusnya dipandang sebagai kekuatan yang merekatkan, bukan sebagai sumber perpecahan.
“Insyaallah, CGM Bogor Street Festival ini akan menjadi momen penting yang menunjukkan akulturasi budaya antara budaya lokal dengan masyarakat dari berbagai latar belakang, seperti Tionghoa, Timur Tengah, India, dan Barat, serta dari berbagai daerah. Kita merupakan masyarakat yang selalu menerima perbedaan dan akulturasi dalam semangat Bhinneka Tunggal Ika dan harmony in diversity,” ujarnya.
Menurutnya, akulturasi yang terbangun melalui festival semacam ini dapat memperkuat identitas kota sekaligus mendorong kemajuan kebudayaan dan ekonomi masyarakat. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah kota dan seluruh panitia yang terus menjaga kesinambungan tradisi tersebut.
Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim menyampaikan rasa syukur karena penyelenggaraan CGM telah memasuki tahun ke-24, meski secara keseluruhan telah digelar sebanyak 27 kali dengan beberapa kali penundaan. Dedie menambahkan bahwa perayaan Cap Go Meh akan kembali beririsan dengan bulan Ramadan dalam dua tahun mendatang.
“Insyaallah, dua tahun ke depan pun akan berlangsung dalam suasana Ramadan dan Imlek atau Cap Go Meh yang bersamaan,” ujarnya.
Ia menilai konsistensi tersebut mencerminkan komitmen warga dalam merawat toleransi dan memperkuat persaudaraan antarumat beragama. Ke depan dirinya berharap momentum ini terus memperkokoh identitas Bogor sebagai kota yang inklusif dan saling menghormati.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....