Cap Go Meh dan Ramadan Satukan UMKM Bogor
- 27 Feb 2026 17:45 WIB
- Bogor
RRI.CO.ID, Bogor — Ketua Tim Penggerak PKK Kota Bogor, Yantie Rachim, memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan Bogor Street Festival Cap Go Meh 2026 sebagai ajang memperkuat toleransi dan mendorong ekonomi kerakyatan. Ia menilai kegiatan ini bukan hanya perayaan budaya, tetapi juga ruang pemberdayaan pelaku usaha lokal.
Apresiasi tersebut disampaikan saat ia meninjau sekaligus membeli produk di Bazaar Rakyat yang menjadi bagian dari rangkaian acara. Kegiatan bazar berlangsung di halaman Vihara Dhanagun, Jalan Babakan Pasar, Kota Bogor.
| Baca juga: Bogor Rayakan Keberagaman lewat BSF CGM 2026 |
Sebanyak sekitar 25 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah ambil bagian dengan menampilkan beragam produk unggulan. Kehadiran mereka menambah semarak perayaan sekaligus membuka peluang peningkatan penjualan, Jumat, 27 Februari 2026.
Yantie menyampaikan bahwa perayaan tahun ini terasa istimewa karena berlangsung beriringan dengan Bulan Suci Ramadan.
“Momentum ini menunjukkan bahwa Kota Bogor adalah kota yang inklusif dan menjunjung tinggi keberagaman serta toleransi,” ujarnya.
Ia menambahkan, bazaar rakyat dalam rangkaian festival menjadi sarana strategis memperkenalkan produk UMKM kepada masyarakat luas.
“Kita memiliki puluhan ribu UMKM yang membutuhkan dukungan pembinaan, sehingga kegiatan seperti ini harus dimanfaatkan sebagai ruang promosi dan penguatan jejaring,” katanya.
Menurutnya, bazar tidak boleh berhenti pada seremoni tahunan semata, melainkan menjadi wadah kolaborasi yang berkelanjutan. Ia berharap pelaku usaha dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk bertukar gagasan dan menyusun strategi pengembangan usaha.
Dalam kesempatan itu, Yantie juga berkeliling menyapa pelaku UMKM dan pengunjung yang hadir di kawasan vihara. Pemerintah Kota Bogor pun mendorong agar sinergi antara budaya dan ekonomi kreatif terus diperkuat demi kesejahteraan masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....