BPOM Bogor Dorong UMKM Terapkan “CEK KLIK” dan “CEK BEBAS” Selama Ramadan
- 27 Feb 2026 06:50 WIB
- Bogor
RRI.CO.ID, Bogor – Pelaku UMKM diimbau memahami aspek keamanan dan legalitas produk selama Ramadan. Ketua Tim Infokom Balai Pengawas Obat dan Makanan di Bogor, Eva Nikastri, menegaskan pentingnya penerapan prinsip “CEK KLIK” dan “CEK BEBAS” bagi pelaku usaha maupun konsumen.
Menurut Eva, “CEK KLIK” merupakan panduan sederhana untuk produk kemasan. Istilah ini mencakup cek kemasan, cek label, cek izin edar, dan cek kedaluwarsa.
“Pastikan kemasan tidak rusak atau penyok, lalu periksa label dan izin edarnya. Jangan lupa cek tanggal kedaluwarsa agar produk tetap aman dikonsumsi.” jelas Eva dalam Bogor Pagi Ini edisi Kamis, 26 Februari 2026.
Sementara itu, untuk pangan siap saji seperti jajanan pasar atau takjil, masyarakat dapat menerapkan prinsip “CEK BEBAS”. Konsep ini meliputi cek bentuk, cek bau, cek warna, dan cek rasa sebelum membeli.
Eva menuturkan, konsumen perlu waspada terhadap makanan yang berlendir, berbau asam, atau berwarna terlalu mencolok. Kondisi tersebut bisa menjadi indikasi pangan sudah rusak atau mengandung bahan tambahan berbahaya.
“Kalau bentuknya tidak wajar atau baunya sudah asam, sebaiknya tidak dibeli. Masyarakat harus berani menolak produk yang diragukan keamanannya.” Ujarnya.
BPOM Bogor juga membuka layanan konsultasi bagi UMKM yang belum memahami tata cara pengurusan izin edar dan pelabelan. Edukasi rutin dilakukan melalui website resmi serta media sosial agar pelaku usaha dapat meningkatkan kualitas produknya.
Dengan kolaborasi antara pengawas, pelaku usaha, dan konsumen, diharapkan peredaran pangan selama Ramadan tetap aman dan terkendali.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....