Konsumen SPBU Parungpanjang Keluhkan Bensin Bercampur Air
- 14 Feb 2026 19:41 WIB
- Bogor
RRI.CO.ID, Bogor - Adanya penjualan bahan bakar jenis bensin pertalite yang diduga bercampur air terjadi di SPBU Desa Cibunar, Kecamatan Parungpanjang, menarik perhatian publik. Akibatnya beberapa kendaraan bermotor milik warga mengalami kerusakan mesin sehingga mogok. Hal ini pun menjadi perhatian kepolisian setempat.
Menindaklanjuti dan merespon keluhan serta aduan dari masyarakat itu, Kapolsek Parungpanjang, Kompol Muhamad Taufik langsung turun ke lokasi untuk memeriksa kejadian tersebut.
"Sejak semalam, petugas kami sudah turun ke lokasi. Hari ini saya datang langsung guna melakukan pemeriksaan lebih rinci terkait adanya kejadian tersebut," ungkap Kompol Muhamad Taufik, Sabtu 14 Februari 2026.
Berdasarkan hasil pemeriksaan oleh tim ahli, didapatkan bukti dan fakta bahwa di dalam kolam penampungan bahan bakar pertalite di SPBU tersebut memang tercampur air. Kapolsek juga menjelaskan, pihaknya sudah menghentikan penghentian sementara waktu penjualan atau distribusi bensin di SPBU itu hingga ada kepastian penanganan masalah.
"Di bak penanpungan masih ada sekitar 16 ribu liter bahan bakar pertalite. Kami sudah minta dihentikan penjualan dan distribusi nya untuk sementara waktu. Dan saat ini tim ahli masih melakukan pemeriksaan," ujarnya.
Kompol Taufik memastikan, bahwa pihak pengelola SPBU sudah menyatakan siap mengganti bensin dan biaya perbaikan dari kendaraan bermotor konsumen yang alami kerusakan setelah mengisi bensin di SPBU. Terkait darimana asal air dan penyebab bercampur dengan bensin, Kompol Taufik mengatakan tidak mau menduga karena masih menunggu hasil pemeriksaan tim ahli.
Kapolsek Parungpanjang menegaskan bahwa pihaknya juga telah meminta agar pengelola SPBU lebih teliti dan ketat saat melakukan pengisian dan distribusi bahan bakar di area SPBU sesuai Standar Operasional Prosedur.
"Meskipun pihak pengelola SPBU mengaku sudah menjalankan SOP, namun pengawasan ketat harus terus dilakukan agar kejadian hal ini tidak terulang kembali," tegasnya.
Kapolsek Parungpanjang menambahkan, untuk tindakan penanganan selanjutnya dari kejadian ini, pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh tim ahli.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....