ARM HA IPB Berikan Perlengkapan Sekolah Siswa Aceh
- 07 Feb 2026 16:51 WIB
- Bogor
RRI.CO.ID, Bogor - Keluarga besar IPB University kembali memberikan korban terdampak bencana di Sumatra. Bantuan itu diberikan melalui Aksi Relawan Mandiri Himpunan Alumni IPB (ARM HA-IPB) berkolaborasi dengan Wahana Muda Indonesia (WMI).
Bantuan diberikan berupa 100 paket perlengkapan sekolah (school kit) untuk anak-anak terdampak banjir dan longsor di Aceh. Seratus paket sekolah senilai lebih dari Rp20 juta tersebut terdiri atas seragam sekolah, tas ransel, buku tulis, buku gambar, pulpen, pensil, penggaris, dan penghapus.
“Paket ini diharapkan dapat dipergunakan para siswa, khususnya sekolah dasar, untuk kegiatan belajar kembali, meskipun dalam situasi yang belum sepenuhnya normal,” ujar Ketua Umum ARM HA IPB, Ir Ahmad Husein, MSi, Sabtu 7 Februari 2026.
Wilayah yang menjadi target penyaluran antara lain SDN Tanjung Genteng, Kecamatan Kejuruan Muda, Kabupaten Aceh Tamiang; Desa Uning Mas, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah; dan SDN Rantau Panjang, Desa Rantau Panjang, dan SDN Pantai Kera, Kecamatan Simpang Jernih, Aceh Timur.
Khusus di Pantai Kera, yang masih sulit diakses, perlengkapan sekolah ini menambah jenis bantuan lainnya yang tengah dikerjakan ARM HA IPB dan WMI.
Di saat sama, di Aceh Timur, tepatnya di Desa Pantai Kera, Kecamatan Simpang Jernih, tim ARM HA IPB dan Wahana Muda Indonesia (WMI) mulai bergerak mengantarkan barang-barang logistik ke lokasi.
“Jika tak ada aral melintang, kelima tugas itu akan kami tuntaskan pekan depan. Doakan semua rencana terlaksana dengan baik dan lancar. Amin,” tambah Ahmad Husein.
Butuh waktu tiga jam untuk mengantarkan barang-barang dari Kuala Simpang ke Pelabuhan/Dermaga Sungai di Simpang Jernih. Logistik dipindahkan ke perahu, dan tim harus menyusuri Sungai Tamiang Hulu selama satu jam hingga tiba di Pantai Kera untuk bongkar muat.
Terdapat lima tugas yang menanti ARM HA IPB untuk dikerjakan. Pertama, kaji cepat dampak banjir-longsor terhadap pertanian dan kehidupan warga di Aceh Tengah. Kedua, merenovasi Masjid Nurul Iman berikut fasilitas MCK-nya (mandi, cuci, kakus).
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....