Pemkab Bogor Siapkan Bantuan Korban Pergeseran Tanah

  • 01 Feb 2026 08:40 WIB
  •  Bogor

RRI.CO.ID, Bogor- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menyiapkan anggaran untuk korban bencana pergeseran tanah dan longsor di wilayahnya. Anggaran tersebut di alokasikan sebesar Rp375,7 juta untuk sewa rumah bagi 79 pemilik rumah yang terdampak bencana pergeseran tanah dan tanah longsor.

Para penerima tersebut adalah 17 penerima merupakan warga Desa Singabraja dan Desa Bojong, Kecamatan Tenjo. Dua penerima berasal dari Desa Cipayung dan Desa Pasir Angin, Kecamatan Megamendung. Sementara 60 penerima lainnya merupakan warga Desa Pabuaran, Kecamatan Sukamakmur.

Anggaran tersebut diperuntukkan biaya sewa rumah selama enam bulan, sambil menunggu proses revitalisasi atau penanganan lanjutan terhadap rumah yang terdampak bencana.

Bupati Bogor Rudy Susmanto mengatakan, bantuan ini diberikan menyusul dampak cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang yang melanda Kabupaten Bogor dalam beberapa hari terakhir.

“Kami sudah menyiapkan anggaran biaya sewa rumah sebesar Rp375,7 juta untuk 79 pemilik rumah selama enam bulan. Mereka berasal dari Kecamatan Tenjo, Megamendung, dan Sukamakmur,” ujar Rudy kepada wartawan, Jumat 30 Januari 2026.

Rudy menjelaskan, bantuan sewa rumah tidak hanya diberikan kepada warga yang rumahnya mengalami rusak berat, sedang, maupun ringan, tetapi juga kepada warga yang rumahnya terancam terdampak pergeseran tanah atau longsor.

“Keselamatan warga menjadi prioritas. Karena itu, rumah yang terancam terdampak juga kami minta untuk ditinggalkan sementara selama enam bulan,” jelasnya.

Dia menambahkan, anggaran bantuan sewa rumah tersebut bersumber dari Belanja Tidak Terencana (BTT) Pemkab Bogor.

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman Kabupaten Bogor, Eko Mujiarto, menyebut setiap pemilik rumah akan menerima bantuan sewa sebesar Rp700 ribu hingga Rp750 ribu per bulan.

Bantuan di berikan untuk Warga di Kampung Nanggerang RT 03 RW 02, Desa Pabuaran, Kecamatan Sukamakmur, Dengan jumlah 20 rumah mengalami rusak berat, 8 rusak sedang, dan 10 rusak ringan. Selain itu, 22 rumah lainnya masih berstatus terancam terdampak longsor susulan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....