Lansia Rumpin Bogor Membutuhkan Perbaikan Rumah
- 28 Jan 2026 10:05 WIB
- Bogor
RRI.CO.ID, Bogor- Seorang Lansia 70 tahun asal Rumpin Bogor membutuhkan bantuan di usia senjanya. Namanya Jojon (70) tinggal di Gubuk tua berdinding triplek dan bilik bambu yang kondisinya perlahan roboh karena lapuk di makan usia.
Jojon bertahan hidup seorang diri di sebuah gubuk reyot yang berdiri di Kampung Ciaul, RT 05 RW 06, Desa Sukasari, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor. Bangunan reyot yang ditinggali Jojon sebagian sudah ambruk masih tertahan oleh beberapa tiang dan lemari dirumahnya.
“Iya, kejadiannya subuh sekitar jam tiga. Alhamdulillah Pak Jojon selamat. Kami sangat berharap ada bantuan segera,” ujar Yanti salah seorang kerabat Jojon, Selasa 27 Januari 2026.
Selepas robohnya sebagian atap rumahnya Jojon hanya mengandalkan uluran tangan dari warga di sekitarnya. Hanya untuk sekedar membeli makanan dan alat kebutuhan pribadi lainnya. Selebihnya menerima takdir dari Tuhan.
“Belum ada bantuan dari mana-mana. Keluarga juga kondisinya sulit. Bapak tinggal sendirian,” tutur Yanti lirih.
Jojon, Duda 70 tahun, sehari-hari bekerja sebagai pemulung rongsokan. Rumahnya beralaskan tanah, tanpa dinding kokoh, tanpa sekat yang layak disebut tempat tinggal.
Ketua BPD Desa Sukasari, Ridwan Oling turun langsung ke lokasi, membenarkan kondisi tersebut.
“Pak Jojon tinggal sendirian. Rumahnya dari triplek dan bilik bambu, lantainya tanah. Selama tinggal disini dia belum pernah dapat bantuan sosial apapun. Bahkan setelah rumah nya roboh pun, sampai sekarang belum ada bantuan resmi dari pemerintah,” kata Oling.

Ia menambahkan, pasca kejadian, pengecekan baru dilakukan oleh tim BPBD dan Babinsa Koramil Rumpin. Sementara bantuan tanggap darurat belum diterima oleh korban.
“Rumahnya roboh dan saat ini sangat membutuhkan bantuan. Saya sudah menghubungi Kepala Desa, Sekdes, dan Pak Camat Rumpin agar segera ada penanganan cepat,” ujarnya.
Menanggapi hal tersebut, Camat Rumpin, Icang Aliuddin, menegaskan bahwa pihaknya telah memerintahkan Pemerintah Desa Sukasari untuk segera mengambil langkah penanganan dan menyalurkan bantuan.
“Saya sudah arahkan dan perintahkan Pemdes untuk segera memberikan bantuan. Jika tidak dilaksanakan, saya akan turun langsung untuk melakukan penanganan,” tegas Icang.
Ia memastikan, dalam beberapa hari ke depan akan ada bantuan tanggap darurat untuk Jojon. Selain itu, rumah tidak layak huni tersebut akan diusulkan masuk dalam program perbaikan rumah tahun 2026.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....