Politikus Gerindra Pertanyakan Penyegelan Tempat Wisata Puncak

  • 07 Okt 2025 20:41 WIB
  •  Bogor

KBRN, Bogor: Anggota DPR RI Dapil Kabupaten Bogor, Mulyadi mengungkapkan kegeramannya terhadap kebijakan Menteri Lingkungan Hidup RI, Hanif Faisol Nurofiq yang masif menyegel sejumlah objek wisata di kawasan Puncak. Diketahui beberapa waktu terakhir, Kementerian Lingkungan Hidup (KLH), tengah gencar melakukan penindakan terhadap objek wisata, yang dinilai melanggar aspek lingkungan hidup.

Namun begitu Mulyadi menegaskan, kebijakan itu justru saat ini mengganggu keberlangsungan iklim investasi, hingga dampaknya terhadap potensi pemutusan hubungan kerja (PHK) bagi masyarakat yang berkerja di sektor pariwisata.

"Saya sangat geram dan marah terhadap Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq, tindakannya di Kawasan Puncak, telah mengganggu iklim wisata, investasi dan berakibat dirumahkannya ribuan pegawai akibat tempat kerjanya berhenti operasi," kata Mulyadi dalam keterangannya Sabtu (4/10/2025).

Tidak berhenti disitu, Mulyadi yang juga merupakan politikus Gerindra itu memaparkan, sejumlah efek lain terhadap kebijakan penutupan tempat wisata di Puncak, yang juga berpotensi meningkatkan angka pengangguran, khususnya di wilayah Kabupaten Bogor.

"Efek dominonya tidak hanya jumlah kunjungan wisatawan di Kawasan Puncak yang menurun, tetapi juga mengurangi Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta menambah jumlah pengangguran", ujarnya.

Dalam waktu dekat, dirinya akan menyerap dan memperjuangkan aspirasi masyarakat di kawasan Puncak. Khususnya mereka yang terdampak dari penyegelan tempat wisata.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....