Cegah Banjir, Developer di Bogor Bangun Sumur Resapan dan Biopori
- 27 Mar 2025 14:32 WIB
- Bogor
KBRN, Bogor : Banjir dapat terjadi kapan saja, terlebih tinggal di wilayah Bogor dengan curah hujan yang cukup tinggi. Untuk mencegah terjadinya bencana banjir yang di khawatirkan The Sanctuary Collection bersama Pemerintah Kabupaten Bogor kolaborasi antisipasi banjir.
Bersama Muspika Babakan Madang dan Pemerintah Desa Cijayanti membuat 600 titik biopori di The Sanctuary Collection Sentul Desa Cijayanti Kecamatan Babakan Madang, Kamis (27/3/2025).
“Hari ini kita melaksanakan kegiatan seremonial yang nantinya akan ada 600 titik biopori di The Sanctuary Collection. Dan Biopori ini tujuannya untuk untuk mengurangi signifikan air lintasan permukaan aliran sungai,” kata Head of Project Development Santuary, Agni Trian Bawono.
Lanjut ia mengatakan bahwa untuk saat ini sudah ada 60 titik biopori yang sudah disiapkan oleh The Sanctuary Collection Sentul.
“Jadi air yang masuk ke permukaan akan berkurang karena satu diameter kedalam agar ketika air turun akan masuk ke tanah terlebih dahulu, sebelum masuk ke sungai dan saat ini sudah 60 titik dan kita targetkan 600 titik biopori di lokasi ini,” jelasnya.
Agni Trian Bawono menuturkan bahwa pihaknya juga membuatkan ratusan sumur resapan dan melakukan normalisasi aliran sungai Cirasapati.
“Selain Biopori, kita juga ada sumur resapan dengan total 273 sumur resapan di masing masing rumah. Terus kita juga sudah melaksanakan normalisasi dan pengerukan secara rutin di aliran sungai dan hal ini kita lakukan guna mendukung konservasi air tanah dan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan,” tuturnya.
Senada dikatakan Bagian Perijinan (Document & License), Yudi Sugiharto bahwa The Sanctuary Collection memastikan agar terus memperhatikan lingkungan sesuai yang disampaikan Pemerintah.
“Pastinya kami dari The Sanctuary Collection ini fenomena saat ini ada, kita ingin memperhatikan lingkungan, apa yang disampaikan oleh Bupati dari Kementerian. Dan semoga ini bisa mengurangi beban dari air yang ada disini dan tidak berdampak kepada warga masyarakat sekitarnya,” ucapnya.
Bahkan ia mengaku kalau pihaknya juga telah melakukan normalisasi aliran sungai secara rutin untuk meminimalisir terjadinya banjir dikawasan Desa Cijayanti, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor.
“Kita rutinitas melakukan normalisasi sungai yang kami lakukan, hanya saja sedimen itu dari atas turunnya ke bawah. Nah ini harus kita himbau secara kawasan, karena bukan hanya Sanctuary tetapi ada perumahan perumahan developer dan sekitar-nya yang harus membantu untuk menjaga kawasan lingungan ini,” pungkasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....