Pemkot Bogor Dukung Kegiatan Ramadan yang Inklusif

  • 02 Mar 2026 13:38 WIB
  •  Bogor

RRI.CO.ID, Bogor – Pemerintah Kota Bogor menegaskan komitmennya dalam mendukung kegiatan keagamaan yang inklusif dan terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk penyandang disabilitas. Dukungan tersebut diwujudkan melalui partisipasi langsung dalam berbagai agenda keagamaan yang memberi ruang setara bagi semua warga.

Komitmen itu disampaikan Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, saat membuka Final Perlombaan Kemuliaan Ramadan Bersama Al-Qur’an (KURMA) yang digelar oleh Pimpinan Daerah Ikatan Tunanetra Muslim Indonesia Kota Bogor. Kegiatan berlangsung di Ruang Bapemperda Lantai 5 Gedung DPRD Kota Bogor dan diikuti peserta dari berbagai komunitas disabilitas netra.

Dalam sambutannya, Dedie menyampaikan apresiasi kepada panitia dan seluruh peserta yang telah menghadirkan kegiatan bermakna di bulan suci. Ia menilai ajang tersebut menjadi bukti bahwa syiar Al-Qur’an dapat dijalankan secara inklusif dan penuh semangat kebersamaan.

“Pemerintah Kota Bogor memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini sebagai bagian dari penguatan nilai-nilai keagamaan yang merangkul semua kalangan, termasuk saudara-saudara kita penyandang tunanetra,” ujar Dedie, Minggu, 1 Maret 2026.

Ia menambahkan bahwa kegiatan semacam ini mencerminkan wajah Kota Bogor yang religius sekaligus ramah terhadap keberagaman. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian program Ramadan yang diinisiasi komunitas disabilitas.

Dedie menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus mendukung program yang mampu mempererat ukhuwah dan meningkatkan kepedulian sosial di tengah masyarakat. Menurutnya, perlombaan KURMA bukan hanya seremoni tahunan, tetapi sarana pembinaan karakter dan peningkatan keimanan. Ia berharap nilai-nilai Al-Qur’an yang dipelajari dalam ajang tersebut dapat tercermin dalam perilaku sehari-hari.

Sementara itu, Ketua Pengurus Wilayah ITMI Jawa Barat, Heri Wijayanto, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi ruang aktualisasi potensi penyandang disabilitas netra. Ia menilai Ramadan merupakan momentum tepat untuk menumbuhkan rasa percaya diri sekaligus menunjukkan kemampuan di bidang tilawah braille, cerdas cermat, dan nasyid.

Heri berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut dan mendapat dukungan luas dari berbagai pihak. Ia menekankan bahwa potensi penyandang tunanetra di Bogor dan sekitarnya sangat besar dan perlu difasilitasi agar semakin dikenal masyarakat luas.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....