Pisang Ijo, Takjil Khas yang Populer Saat Ramadan
- 27 Feb 2026 13:07 WIB
- Bogor
RRI.CO.ID, Bogor - Pisang ijo menjadi salah satu jajanan yang identik dengan bulan Ramadan. Kehadirannya kian mudah ditemui di berbagai sudut kota saat waktu berbuka puasa semakin dekat. Meski kini bisa ditemukan di luar bulan puasa, popularitas pisang ijo cenderung meningkat tajam selama Ramadan karena cita rasanya yang manis dan menyegarkan.
Kuliner ini berasal dari Makassar dan dikenal sebagai bagian dari tradisi masyarakat Bugis-Makassar. Pisang ijo umumnya menggunakan pisang raja yang dibalut adonan tepung berwarna hijau, kemudian dikukus hingga matang. Penyajiannya dilengkapi dengan saus santan kental, sirup merah, dan es serut atau es batu, menjadikannya pilihan favorit untuk melepas dahaga setelah seharian berpuasa.
Warna hijau pada balutan adonan awalnya berasal dari campuran daun pandan atau daun suji, yang sekaligus memberi aroma khas. Dalam perkembangannya, sebagian pedagang menggunakan pewarna makanan agar tampilannya lebih menarik. Tekstur lembut pisang berpadu dengan gurihnya santan dan manisnya sirup menciptakan kombinasi rasa yang seimbang.
Di berbagai daerah, termasuk di Kota Bogor, pisang ijo menjadi salah satu menu andalan dalam deretan takjil Ramadan. Banyak pelaku UMKM menjadikannya produk musiman karena permintaannya meningkat signifikan selama bulan puasa. Selain dijual di lapak kaki lima, pisang ijo juga dipasarkan melalui media sosial dan layanan pesan antar daring.
Meski identik dengan Ramadan, pisang ijo sebenarnya dapat dinikmati kapan saja. Namun nuansa kebersamaan dan tradisi berbuka puasa membuat jajanan ini terasa lebih istimewa saat bulan suci. Kehadirannya bukan sekadar hidangan manis, tetapi juga bagian dari kekayaan kuliner Nusantara yang terus bertahan dan berkembang dari waktu ke waktu.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....