Cegah Perut Kaget, Awali Buka Puasa dengan Buah
- 18 Feb 2026 20:30 WIB
- Bogor
RRI.CO.ID, Bogor - Buah ramah di perut untuk berbuka puasa menjadi pilihan tepat agar tubuh kembali berenergi setelah seharian menahan lapar dan dahaga. Selain membantu mengembalikan stamina, buah juga menjaga sistem pencernaan tetap nyaman tanpa membuatnya “kaget” saat menerima asupan pertama.
Setelah hampir 13 jam berpuasa, tubuh membutuhkan asupan yang ringan, mudah dicerna, dan mampu mengembalikan kadar gula darah secara bertahap. Karena itu, buah-buahan sering direkomendasikan sebagai menu pembuka sebelum menyantap hidangan utama. Selain segar, kandungan air, serat, dan vitamin di dalam buah membantu sistem pencernaan bekerja lebih optimal.
Salah satu buah yang paling populer saat Ramadan adalah kurma. Buah khas Timur Tengah ini dikenal mudah dicerna dan mengandung gula alami seperti glukosa dan fruktosa yang cepat diserap tubuh. Tak heran jika banyak umat Muslim mengikuti sunnah berbuka dengan kurma sebelum melanjutkan makan malam.
Selain kurma, pisang juga termasuk buah yang ramah di perut. Teksturnya lembut dan kandungan kaliumnya membantu menjaga keseimbangan elektrolit setelah tubuh kehilangan cairan. Pisang juga relatif aman bagi lambung karena tidak terlalu asam dan mudah diolah menjadi berbagai menu takjil.
Pepaya menjadi pilihan berikutnya karena kaya akan enzim papain yang membantu proses pencernaan. Mengonsumsi pepaya saat berbuka dapat membantu mencegah sembelit yang kerap muncul akibat perubahan pola makan selama Ramadan. Rasanya yang manis alami juga cukup untuk mengurangi keinginan menyantap makanan berlebihan.
Semangka dan melon pun tak kalah baik untuk berbuka. Kandungan airnya yang tinggi efektif menggantikan cairan tubuh yang hilang sepanjang hari. Buah ini juga terasa ringan di lambung dan memberi sensasi segar yang membantu tubuh beradaptasi sebelum menerima makanan berat.
Sementara itu, apel bisa menjadi alternatif bagi yang ingin asupan serat lebih tinggi. Namun, bagi sebagian orang dengan lambung sensitif, apel sebaiknya dikonsumsi dalam porsi kecil terlebih dahulu. Mengupas kulit apel juga dapat membantu mengurangi risiko perut terasa begah.
Ahli gizi mengingatkan, meski buah tergolong sehat, konsumsi tetap perlu diperhatikan. Hindari menambahkan gula berlebihan dalam bentuk sirup atau pemanis buatan agar manfaat buah tetap maksimal. Berbuka dengan porsi secukupnya membantu tubuh beradaptasi secara perlahan dan mencegah gangguan pencernaan.
Memilih buah-buahan yang tepat saat berbuka menjadikan momen puasa tidak hanya sebagai waktu yang dinanti, tetapi juga kesempatan memulihkan energi secara sehat. Langkah sederhana ini sekaligus menjadi awal yang baik untuk menjaga kebugaran tubuh sepanjang bulan Ramadan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....